KPK Pantau PAD dan Manajemen Aset Empat Provinsi

    Ilham Pratama Putra - 22 Agustus 2019 13:08 WIB
    KPK Pantau PAD dan Manajemen Aset Empat Provinsi
    Juru bicara KPK Febri Diansyah. ANT/Reno Esnir.
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memantau pendapatan asli daerah (PAD) dan manajemen aset daerah. KPK memfasilitasi penekenan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama untuk pemerintah daerah dan sejumlah pihak terkait.

    "Memfasillitasi penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama atau MoU antara pemerintah daerah dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD), Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Kantor wilayah Direktorat Jendral Pajak (DJP) di empat wilayah sekaligus," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 22 Agustus 2019.

    Penandatanganan nota kesepahaman itu berlangsung di beberapa daerah dalam rangkaian kegiatan monitoring dan evaluasi (monev). Rangkaian kegiatan itu berlangsung mulai 19 hingga 23 Agustus.

    "Hari ini Kamis 22 Agustus, penandatanganan MoU dilakukan di aula rumah dinas gubernur gorontalo antara gubernur dan wali kota seluruh Provinsi Gorontalo dengan BPN dan Kanwil DJP Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara," jelas Febri.

    Baca: Mantan Bupati Bekasi Diperiksa KPK

    Febri menjelaskan tiga wilayah telah melakukan penandatangan nota kesepahaman kemarin. Tiga wilayah itu adalah Provinsi Sulawesi Tengah, Kalimantan Tenggara, dan Bali. 

    "KPK mendorong seluruh kepala daerah di empat wilayah tersebut melakukan penandatanganan MoU dengan BPN, Kanwil DJP, dan BPD," ujar Febri.

    KPK memandang hal ini penting untuk Survei Penilaian Integritas (SPI) pemerintahan. Agar pemerintah dapat terus mengevaluasi layanan publik, serta perbaikan tata kelola pemerintahan.  

    Dalam melaksanakan program pencegahan korupsi terintegrasi pada pemerintah daerah, KPK juga menggandeng instansi penegak hukum lain. Diantaranya, Kejaksaan dan Kepolisian.

    "KPK berharap kita bersama-sama dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di daerah. Salah satunya terkait manajemen aset daerah," pungkasnya.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id