Masa Tugas Satgas Tinombala Diperpanjang

    Arga sumantri - 31 Desember 2019 17:24 WIB
    Masa Tugas Satgas Tinombala Diperpanjang
    Karopenmas Polri Brigjen Argo Yuwono. Foto: Andry Widyanto/MI
    Jakarta: Masa kerja satuan tugas (satgas) operasi Tinombala diperpanjang hingga enam bulan ke depan. Pasalnya, kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora belum tertangkap.

    "Satgas Tinombala diperpanjang enam bulan dari Januari (2020)," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 31 Desember 2019.

    Polri berkomitmen menangkap Ali Kalora Cs dan mengepung lokasi persembunyiannya. Terlebih, kelompok Ali Kalora telah melakukan penyerangan beberapa waktu lalu.

    Argo memastikan tak ada penambahan personel selama masa perpanjangan masa tugas Satgas Tinombala. Ali Kalora Cs juga diduga tetap akan mengandalkan senjata satu laras panjang dan dua laras pendek rakitan.

    Sebelumnya, kelompok Ali Kalora menyerang dan menewaskan satu anggota Polri Bharatu Saiful di Pos Sekat Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Anggota Brimob Polda Sulteng itu diberondong tembakan oleh lima anggota kelompok MIT selesai menunaikan salat Jumat bersama warga sekitar.

    Polda Sulteng merilis 10 anggota MIT yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Para buron itu atas nama Qatar alias Farel alias Anas, Askar alias Jaid alias Pak Guru, Galu alias Nae alias Mukhlas, dan Abu Alim alias Ambo.

    Kemudian, Moh Faisal alias Namnung, Rajif Gandi Sabban alias Rajes, Alvin alias Adam alias Mus'Ab, Jaka Ramadhan alias Ikrima alias Rama, Hairul alias Irul, serta Ali Kalora alias Ahmad Ali.

    Qatar, Askar, Galu, dan Abu Alim berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka merupakan mantan Mujahidin Indonesia Barat (MIB). Mereka bergabung bersama MIT saat dipimpin Santoso alias Abu Wardah.

    Sedangkan Rajif merupakan pengikut MIT yang berasal dari Ambon. Rajif bergabung bersama MIT pada 2014. Rajif bergabung setelah mendapat ajakan MIT melalui video yang pernah diupload di YouTube 2015.

    Alvin dan Jaka Ramadhan yang berasal dari Banten juga bergabung bersama MIT setelah menonton video ajakan MIT di YouTube.

    Sementara itu, Ali Kalora dan Hairul berasal dari Poso. Ali merupakan salah satu deklarator saat awal pembentukan MIT bersama Santoso dan Basri alias Bagong pada 2012.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id