Usai Diperiksa, Anies Kenang Jadi Ketua Komite Etik KPK

    Kautsar Widya Prabowo - 22 September 2021 01:48 WIB
    Usai Diperiksa, Anies Kenang Jadi Ketua Komite Etik KPK
    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam diskusi virtual bertajuk 'Peran Masjid di Tengah Pandemi Covid-19', Minggu, 22 Agustus 2021. Foto: Istimewa



    Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan senang memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Pondok Rangon, Jakarta Timur. Dia merasa Lembaga Antirasuah bukan lingkungan asing.

    "Siang tadi memberikan keterangan untuk membantu KPK dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi terkait dengan sangkaan kasus korupsi di Perumda Pembangunan Sarana Jaya," ujar Anies dalam akun Instagram @aniesbaswedan, Selasa, 21 September 2021.

     



    Sebelum menjadi orang nomor 1 di DKI, Anies sempat malang melintang membantu KPK. Pada 2013, Anies bertugas sebagai ketua Komite Etik KPK untuk mengusut pembocor draf surat perintah penyidikan (sprindik) mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

    Baca: Anies Mengaku Dicecar Penyidik KPK 8 Pertanyaan

    Pada 2009, Anies bertugas sebagai anggota Tim 8 yang ditunjuk Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tim independen ini berfungsi mencari fakta kasus dua Komisioner KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra Marta Hamzah, yang ditahan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim).

    Selain itu, saat menjadi rektor Universitas Paramadina, Anies mengaku menjadikan mata kuliah antikorupsi sebagai mata kuliah wajib. Upaya ini diklaim sebagai ikhtiar bersama untuk terus menerus mendukung usaha memerangi korupsi.

    "Semoga keterangan dan penjelasan yang disampaikan tadi siang bermanfaat serta bisa ikut membantu menuntaskan proses penegakan hukum yang sedang berlangsung," jelas Anies.


    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id