Bupati Manggarai Barat Tersangka Korupsi Tanah di NTT

    Siti Yona Hukmana - 14 Januari 2021 21:48 WIB
    Bupati Manggarai Barat Tersangka Korupsi Tanah di NTT
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan 16 tersangka dalam kasus dugaan korupsi tanah negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Satu tersangka merupakan pejabat publik. 

    "Bupati Manggarai Barat," kata Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati NTT Abdul Hakim kepada Medcom.id, Kamis, 14 Januari 2021.

    Bupati Manggarai Barat itu yakni Agustinus Ch Dula (ACD). Abdul belum mau mengunngkap peran Agustinus.

    Baca: 100 Saksi Diperiksa Terkait Kasus Tanah Negara di NTT

    "Itu yang tahu cuma penyidik, soalnya menyangkut materi perkara," ujar Abdul. 

    Selain Agustinus, ada beberapa tersangka lainnya yang bukan warga biasa. Mereka termasuk orang yang menyalahgunakan kewenangan. 

    "Ada notaris, pengacara, mantan anggota DPRD/calon wakil bupati tidak terpilih," ungkap Abdul. 

    Ke-16 tersangka ialah ACD, AN, AS, AR, EP, HS, MN, MDR, A alias U, VS, TDKD, DK, ST, MA, CS, dan MN. Penetapan tersangka dilakukan setelah memeriksa 102 saksi dan lima orang ahli. Dua saksi di antaranya mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Gories Mere dan jurnalis senior Karni Ilyas.

    Abdul menyebut penetapan tersangka dan penahanan dilakukan setelah tim penyidik menemukan dua alat bukti yang cukup sesuai Pasal 183 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Penahanan dilakukan dengan alasan objektif maupun subjektif sebagaimana Pasal 21 KUHAP.

    Dia mengatakan kerugian negara atas korupsi ini mencapainya Rp1,3 triliun (sebelumnya disebut Rp3 triliun). Abdul menyebut penyidik telah menyita uang Rp140 juta, aset tanah seluas ± 30 ha, dan dua hotel.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id