Keselamatan Rakyat Acuan Polisi Tindak Tegas Pesta Pernikahan Anak Rizieq

    Siti Yona Hukmana - 18 November 2020 10:40 WIB
    Keselamatan Rakyat Acuan Polisi Tindak Tegas Pesta Pernikahan Anak Rizieq
    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Istimewa
    Jakarta: Masyarakat mempertanyakan alasan polisi menindak tegas penyelenggaraan pesta pernikahan anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Padahal, Kapolri Jenderal Idham Azis telah mencabut maklumat terkait pelarangan kerumunan di tengah pandemi covid-19.

    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono menegaskan polisi berpegang teguh pada asas salus populis suprema, keselamatan rakyat hukum tertinggi. Apalagi, polisi diamanatkan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19 dari sisi hukum.

    "Keselamatan rakyat adalah kunci tertinggi," tegas Awi saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 18 November 2020.

    Baca: Dugaan Pidana Resepsi Pernikahan Anak Rizieq Diulik

    Kapolri Jenderal Idham Azis berulang kali menekankan hal tersebut ke seluruh jajarannya. Satuan wilayah (kasatwil) diwanti-wanti tidak ragu menindak tegas pengamanan protokol kesehatan. Bahkan, Kapolri mengeluarkan dua maklumat seputar penegakan hukum saat pandemi covid-19.

    Teranyar, Jenderal Idham mengeluarkan Surat Telegram (ST) Nomor ST/3220/XI/KES.7./2020 tertanggal 16 November 2010. Telegram yang diteken Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo itu berisi perintah tidak pandang bulu dalam menindak pelanggar protokol kesehatan.

    Sementara itu, Kapolri mengultimatum petugas yang tidak mampu menegakkan pengawalan protokol kesehatan. Polisi yang loyo saat mengamankan keselamatan jiwa rakyat akan dievaluasi dan diberi sanksi.

    "Misalnya orang yang mau meminta izin keramaian, Polri tidak akan mengeluarkan izin. Kalau masih ada pihak-pihak yang mengumpulkan orang, pimpinan jelas mengatakan segera membubarkan (kegiatan)," tegas Awi.

    Baca: 9 Unsur Penyelenggara Negara Diperiksa Terkait Pernikahan Anak Rizieq Shihab

    Pesta pernikahan anak Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 14 November 2020 ramai didatangi pengikut Rizieq. Banyak jemaah yang berkerumun, tidak menjaga jarak, dan meningkatkan potensi penyebaran covid-19.
     
    Sejumlah peserta juga kedapatan tidak menggunakan masker. Banyak pula peserta acara menggunakan masker tak sesuai ketentuan, seperti digunakan di bawah dagu.

    Buntut pembiaran kerumunan dalam acara Rizieq, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana dicopot.
    Polisi menelusuri dugaan pidana seputar kegiatan tersebut. Polisi juga memeriksa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sejumlah pejabat Ibu Kota, dan panitia acara untuk menggali keterangan lebih lanjut.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id