MK Minta Penggugat Tunggu UU KPK Diberi Nomor

    Nur Aivanni - 19 September 2019 07:47 WIB
    MK Minta Penggugat Tunggu UU KPK Diberi Nomor
    Ilustrasi Gedung Mahkamah Konstitusi. ANT/Hafidz Mubarak.
    Jakarta: Juru bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono menyambut baik rencana sejumlah masyarakat mengajukan uji materi Undang-Undang Tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru. Fajar meminta masyarakat tak buru-buru melayangkan gugatan.

    Fajar mengatakan UU KPK anyar belum memiliki nomor. Ia meminta masyarakat menunggu UU KPK diberi nomor dan dicatat dalam lembaran negara.

    "Semestinya demikian (menunggu penomoran dulu), agak bersabar sedikitlah, jadi semua jelas dan sesuai ketentuan," kata Fajar di Jakarta, Rabu, 18 September 2019.

    Fajar menyebut rencana pengajuan uji materi sudah tepat. Langkah itu sesuai dengan konstitusi yang berlaku di Indonesia.

    "Ketika ada komponen masyarakat menggunakan saluran dan mekanisme yang telah disediakan oleh konstitusi, itu hal biasa saja, langkah itu layak diapresiasi," jelasnya di Jakarta, kemarin.

    MK akan menyikapi permohonan uji materi itu secara proporsional dan sesuai ketentuan hukum acara. Fajar menegaskan MK siap menerima permohonan uji materi dari masyarakat.

    Fajar juga mempersilakan masyarakat ikut memantan proses uji materi di MK. Ia meminta masyarakat menerima apapun putusan MK karena bersifat final dan mengikat.

    "Yang pasti, harus dipahami sejak awal, ketika sudah bertekad mengajukan permohonan uji materiil, maka sudah barang tentu pemohon dan publik pada umumnya berkewajiban untuk menerima, menghormati, dan melaksanakan apa pun yang kelak menjadi putusan MK," pungkasnya.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id