Ambulans Masuk Jalur Transjakarta Bisa Kena Tilang

    Siti Yona Hukmana - 24 September 2019 10:45 WIB
    Ambulans Masuk Jalur Transjakarta Bisa Kena Tilang
    Ilustrasi jalur Transjakarta dipenuhi kendaraan roda dua. Foto: ANT/Aprillio Akbar
    Jakarta: Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir menegaskan Ambulans yang masuk jalur Transjakarta tanpa izin bisa ditilang. Ditlantas memasang dua kamera tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (e-TLE) di jalur Transjakarta. 

    "Harus dilakukan pengawalan atau tindakan diskresi oleh kepolisian. Kalau dimasukkan (ke jalur Transjakarta) oleh petugas nanti diberi pengecualian. Kalau tidak berarti tindakan sendiri (bisa ditilang)," kata Nasir di Jakarta, Selasa, 24 September 2019. 

    Nasir mengakui ambulans mendapat prioritas di jalan raya. Hal itu tertuang dalam Pasal 134 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

    Pasal itu menyebut ada tujuh kelompok pengguna jalan yang mendapat hak utama. Pertama, kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas. Kedua, ambulans yang mengangkut orang sakit. 

    Ketiga, kendaraan yang memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas. Keempat, kendaraan pimpinan lembaga negara Republik Indonesia. Kelima, kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara. 

    Keenam, iring-iringan pengantar jenazah. Terakhir, konvoi dan/atau kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

    Nasir menuturkan prioritas tetap berlaku buat ambulans. Tapi, khusus di jalur Transjakarta tetap pelu izin petugas. 

    "Ambulans yang tidak dikasih diskresi oleh kepolisian sama melakukan pelanggaran," tegas Nasir. 

    Dua kamera tilang elektronik dipasang di traffic light Pasar Minggu dan Mampang. Pemasangan ini lantaran kendaraan roda dua kerap masuk jalur Transjakarta di daerah itu. 

    Tilang elektronik di Transjakarta masih dalam tahap uji coba. Penerapan bakal dilakukan awal Oktober 2019. 



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id