Kebakaran Kejagung: 131 Saksi Diperiksa, Pelaku Terancam Hukuman Mati

    Siti Yona Hukmana - 17 September 2020 13:53 WIB
    Kebakaran Kejagung: 131 Saksi Diperiksa, Pelaku Terancam Hukuman Mati
    Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Penyelidikan kebakaran yang menghanguskan gedung Kejaksaan Agung rampung. Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo mengungkapkann polisi telah memeriksa ratusan saksi.

    "Sebanyak 131 saksi diperiksa. Terdiri atas cleaning service, office boy, pegawai Kejagung, ahli kebakaran, dan ahli pidana," beber Listyo dalam konferensi pers, Kamis, 17 September 2020.

    Listyo mengungkapkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan para saksi, ditemukan tindak pidana dalam kebakaran di gedung Kejagung. Kebakaran bukan karena hubungan arus pendek atau korsleting.

    "Namun, diduga karena nyala api terbuka," ujar Listyo.

    Dari temuan fakta-fakta itu, polisi menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan. Pelaku bisa dijerat Pasal 187 KUHP yang mengatur, barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran terancam hukuman 12-15 tahun penjara. Pelaku terancam hukuman mati bila terdapat korban jiwa.

    Pelaku juga bisa dijerat Pasal 188 KUHP yang mengatur, barang siapa yang sengaja menyebabkan kebakaran terancam hukuman maksimal lima tahun penjara.

    "Kami sepakat bersama-sama mengusut tuntas. Kami sudah berkomitmen, sepakat untuk tidak ragu-ragu memproses siapa pun yang terlibat. Dan ini akan kita pertanggungjawabkan kepada publik, tutur Listyo.

    (Baca: Sebelum Kebakaran, Ruangan di Kejagung Sedang Direnovasi)

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id