Enam Saksi Diperiksa Terkait Jiwasraya

    Cindy - 18 Maret 2020 21:36 WIB
    Enam Saksi Diperiksa Terkait Jiwasraya
    PT Asuransi Jiwasaraya (Persero). Foto: MI/Ramdani
    Jakarta: Kejaksaan Agung memanggil enam saksi kasus dugaan korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya  (Persero). Pemanggilan ini untuk melengkapi berkas perkara tersangka Benny Tjokrosaputro dan Joko Hartoni Tirto.

    "Pemeriksaan saksi hari ini semua merupakan pemeriksaan lanjutan atau tambahan terhadap permintaan keterangan sebelumnya sebagai saksi," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020.

    Menurut dia, ada dua orang tersangka yang diperiksa sebagai saksi. Kedua orang tersebut yakni Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya Syahmirwan.

    Tiga saksi merupakan pemilik single investor identification (SID) yang terafiliasi dalam transaksi saham yakni mantan Dirut PT Andromeda Internasional Syafrial, Mediarto Prawiro, dan Sherly. Satu saksi lainnya ialah mantan Direktur Pemasaran PT Asuransi Jiwasraya De Young Adrian.

    "(De Young) sebelumnya sudah pernah sebagai saksi untuk berkas perkara tiga tersangka yang sudah dilimpahkan berkas perkara tahap pertama ke penuntut umum," jelas Hari.

    Selain itu, tim penyidik memperoleh penetapan penyitaan dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atas obyek tanah yang disita. Tim telah memasang pengumuman atau pelang sita atas sertifikat tanah di tiga wilayah terkait kasus Jiwasraya.

    "Antara lain di Kabupaten Lebak Banten sebanyak 458 titik, di Kabupaten Tanggerang sebanyak 38 titik, di Kabupaten Bogor 340 titik," ujar Hari.

    Kejagung menetapkan enam tersangka terkait kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Mereka ialah Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat, dan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim.

    Enam Saksi Diperiksa Terkait Jiwasraya

    Grafis Medcom.id

    Baca: Pembayaran Klaim Nasabah Jiwasraya Tak Terganggu Korona

    Tersangka lain meliputi mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya Syahmirwan, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo, dan Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartoni Tirto. Benny dan Heru juga ditetapkan sebagai tersangka pencucian uang.
     
    Mereka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b serta Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id