Wajah Peneror Pimpinan KPK Masih Berbayang

    Kautsar Widya Prabowo - 23 Januari 2019 15:53 WIB
    Wajah Peneror Pimpinan KPK Masih Berbayang
    Rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, yang dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
    Jakarta: Polri telah menerima hasil analisis rekaman kamera pemantau rumah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif dari Kepolisian London, Inggris. Namun, wujud peneror Laode belum diketahui secara jelas.

    Kepala Biro Penerangan Masyarajat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan hasil gambar yang didapati masih berbayang. Pasalnya, kondisi lapangan pada saat kejadian minim cahaya. 
    "Sehingga wajahnya, bentuk badannya, bajunya belum bisa dilihat dengan baik. Begitu juga pelat nomornya, begitu di-zoom bayang semua," kata Dedi di Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 23 Januari 2019.

    Dengan hasil ini, Polri akan coba menganalisis gambar melalui Pusat Laboratorium Forensik dan Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis). Jika tidak membuahkan hasil, polisi akan menganalisis rekaman di London secepatnya.

    Baca: Polri Gandeng Kepolisian London Ungkap Teror Pimpinan KPK

    "Di sana akan dianalisis kembali, kendaraanya, orangnya, dan nomor polisinya," imbuh dia.

    Dia menerangkan pengiriman video ke London dilakukan karena ada petunjuk yang ditemukan sebelum rumah Laode dilempar bom molotov. Pasalnya, dalam satu bulan, ada mobil dan orang yang berlalu lalang di depan rumah Laode.

    "Pada saat mondar-mandir, nomor polisi (kendaraan) pecah. Jadi, harus sabar dan teliti," jelas dia.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id