comscore

Ayah Taqy Malik Bantah Lakukan Penyimpangan Seksual

Siti Yona Hukmana - 09 Oktober 2021 01:27 WIB
Ayah Taqy Malik Bantah Lakukan Penyimpangan Seksual
Ayah ustaz muda Taqy Malik, Mansyardin Malik (batik coklat). Foto: Medcom/Yona
Jakarta: Ayah ustaz muda Taqy Malik, Mansyardin Malik, menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya sebagai pelapor kasus pencemaran nama baik terhadap mantan istri sirinya, Marlina Octoria. Mansyardin membantah melakukan penyimpangan seksual terhadap Marlina. 

"Apa yang telah dibicarakan, semuanya kita sudah jelas, penyimpangan-penyimpangan itu bohong, obrol yang tidak ada artinya," kata kuasa hukum Mansyardin, Halim Darmawan, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 8 Oktober 2021. 
Mansyardin melalui kuasa hukumnya, Halim menantang Marlina untuk membuktikan tudingan tersebut. Mansyardin disebut melakukan kekerasan seksual dengan memaksa berhubungan anal. 

"Harusnya jelas ada yang bisa dibuktikan dalam apa yang dia bicarakan terkait isi konten tersebut," ujarnya. 

Halim menegaskan Marlina telah memfitnah dan melakukan pencemaran nama baik terhadap kliennya. Halim memastikan akan menyeret Marlina ke persidangan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. 

"Setiap orang yang melawan hukum dengan cara, mengunggh atau mendistribusikan, mentranskripsikan dokumen elektronik ke dalam klien saya melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE Pasal 27 ayat 3," ungkap Halim. 

Mansyardin menjalani pemeriksaan sekitar pukul 14.00-17.00 WIB. Dia mengaku dicecar 22 pertanyaan. Mansyardin juga telah menyerahkan alat bukti ke polisi untuk menguatkan laporannya. 

Baca: Marlina Beberkan Bukti Tuduhan Penyimpangan Seksual Ayah Taqy Malik

"Tadi ada sekitar 22 pertanyaan yang diajukan berupa tayangan-tayangan pihak terlapor, untuk sementara kita sudah menyerahkan beberapa bukti," kata Mansyardin. 

Ayah Taqy Malik itu dilaporkan mantan istri sirinya, Marlina Octoria, pada Selasa, 21 September 2021. Marlina mengaku mengalami kekerasan fisik atas pemaksaan melakukan anal dalam hubungan suami istri. 

Mansyardin dipersangkakan Pasal 5 huruf a,b,c Juncto Pasal 44 ayat 2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT). Dengan ancaman 10 tahun penjara. 

Tak terima, Mansyardin melaporkan balik mantan istrinya pada Rabu, 22 September 2021 atau sehari setelah Marlina melaporkannya atas dugaan kekerasan seksual yang dialaminya. Mansyardin melaporkan mantan istri sirinya Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik dan atau Fitnah. 

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id