Polisi Hilir Mudik di Markas PDI Perjuangan

    Kautsar Widya Prabowo - 09 Januari 2020 17:13 WIB
    Polisi Hilir Mudik di Markas PDI Perjuangan
    DPP PDI Perjuangan. Polisi di sekitar DPP PDI Perjuangan. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Sejumlah polisi hilir mudik di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta Pusat. Gedung itu tertutup rapat bagi pihak yang tak berkepentingan.

    Kapolsek Menteng AKBP Guntur Muhammad Tariq sempat ikut meninjau lokasi tersebut. Dia datang karena adanya informasi soal keramaian awak media di depan Gedung DPP PDI Perjuangan. 

    "Saya sebagai kapolsek wajib tahu dong (ada apa). Habis itu saya keluar karena bukan kepentingan saya. Cuma tugas saya sebagai kapolsek harus tahu dong wilayahnya," kata Guntur kepada Medcom.id, di lokasi, Kamis, 9 Januari 2020. 

    Ia memastikan polisi di lokasi hanya untuk mengamankan Gedung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang terletak persis di samping Gedung DPP PDI Perjuangan. Pasalnya,  konflik internal di PPP terus bergulir. 

    "Itu giat protap (prosedur tetap) pengamanan PPP yang sudah berjalan setahun belakang ini terkait masalah gedung PPP," tutur dia. 

    Guntur membantah ketika ditanya masih terdapat  polisi yang keluar masuk ke dalam Gedung DPP PDI Perjuangan. Ia berkelakar mereka salah masuk gedung. 

    "Salah, mereka enggak ngerti harusnya ke (Gedung) PPP. Nanti saya suruh ke sebelah," tutur dia. 

    Bedasarkan pantuan Medcom.id, aktivitas polisi tampak terlihat pukul 14.40 WIB. Sebanyak tujuh personel menggunakan tanda patroli memasuki Gedung DPP PDI Perjuangan melalui gerbang depan.  

    Selain itu, sejumlah personel polisi dari Brigade Mobil (Brimob) mendatangi kawasan Jalan Pangeran Diponegoro. Sebanyak sembilan motor sempat parkir di samping Gedung PPP. Tidak lama kemudian mereka meninggalkan lokasi. 

    Sementara itu, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkandisebut menggeledah ruang kerja Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di DPP PDI Perjuangan. Penggeledahan diduga terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan pada Rabu, 8 Januari 2020.

    Namun, Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menyebut penyidik KPK tak bisa asal menggeledah ruang kerja Hasto. KPK dinilai belum memiliki bukti kuat untuk 'mengacak' ruangan Hasto.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id