MA Klaim Gesit Menuntaskan Perkara

    Yurike Budiman - 28 Desember 2019 13:23 WIB
    MA Klaim Gesit Menuntaskan Perkara
    Gedung Mahkamah Agung (MA) di Jakarta. Foto: MI/Bary Fathahilah
    Jakarta: Ketua Mahkamah Agung (MA) RI Muhammad Hatta Ali mengapresiasi waktu penyelesaian perkara di MA selama satu tahun ini. Pasalnya, MA mampu memutus 96,20 persen perkara dalam waktu kurang dari 3 bulan.

    "Khusus minutasi, saya belum terlalu puas karena ternyata masih ada pengiriman putusan yang melebihi 3 bulan setelah diputus," ujar Hatta di Gedung MA, Jakarta Pusat, Jumat, 27 Desember 2019.

    Menurutnya, hal ini dipengaruhi oleh faktor Sumber Daya Manusia (SDM) yang bekerja di lingkungan MA. Hatta menilai SDM di MA masih terbatas.

    "Sedangkan ada ratusan putusan setiap hari yang harus diketik secara bergiliran," tuturnya.

    Keterbatasan SDM ini juga menjadi salah satu kendala di dalam pengiriman salinan putusan. Namun, Hatta mengimbau bagi pihak yang berperkara agar tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut.

    "Itu semua bisa dilihat di website resmi MA jadi tidak usah khawatir apalagi curiga," kata Hatta.

    Berkaitan itu, untuk memudahkan masyarakat, MA juga melakukan lompatan besar pada 2019 dengan meluncuekan e-Litigation. Sesuai dengan Perma Nomor 1 tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan Secara Elektronik. 

    E-Litigation ini melengkapi sistem e-Court sehingga meliputi pula pertukaran dokumen jawab-jinawab, pembuktian dan putusan secara elektronik.

    "Setelah diluncurkan dan diuji coba pada beberapa pengadilan percontohan, saya telah menginstruksikan agar e-Litigation siap di terapkan di seluruh pengadilan di Indonesia mulai awal tahun 2020," ujarnya.

    Tak hanya itu, MA juga mengembangkan sistem informasi pengadilan melalui Sistem Informasi Administrasi Perkara (SIAP) di MA dan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) di Pengadilan Tingkat Pertama. Pada 2019, MA meluncurkan SIPP Pengadilan Tingkat Banding.

    "Dengan pemanfaatan aplikasi ini Pengadilan Tingkat Banding diharapkan dapat berakselerasi untuk meningkatkan kinerja menyusul capaian Mahkamah Agung dan pengadilan tingkat pertama," tutup Hatta.





    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id