Bambang Widjojanto Diminta Setop Beropini

    Arga sumantri - 26 Mei 2019 14:16 WIB
    Bambang Widjojanto Diminta Setop Beropini
    Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily - Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
    Jakarta: Pernyataan Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto, yang meragukan kredibilitas hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dinilai tak beretika. Narasi itu dinilai sengaja dimunculkan guna membangun opini miring terhadap MK.

    "BW (Bambang Widjojanto) jangan sibuk bermain opini, fokus saja ke penyiapan bukti-bukti persidangan," kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Minggu, 26 Mei 2019.
    Ace menegaskan, MK adalah lembaga negara yang merdeka dan sudah teruji kemandiriannya dalam proses pengambilan putusan. MK tidak bisa disetir oleh intimidasi opini atau tekanan mobilisasi massa. 

    "Selama ini kubu 02 (Prabowo-Sandi) miskin dengan bukti hanya mengandalkan drama  kalah karena dicurangi," ucap politikus Golkar itu.

    (Baca juga: KPU dan TKN Diminta Mewaspadai Sepak Terjang BW)

    Proses persidangan di MK, kata dia, juga terbuka dan transparan. Argumentasi, dalil-dalil dan juga bukti yang diangkat dalam persidangan bisa dilihat publik. Terlebih, bila ada upaya merekayasa saksi, tentu mudah diketahui publik.

    "Di era keterbukaan seperti ini, BW masih berpikir kita hidup seperti era Orde Baru," ujarnya.

    Bambang Widjojanto resmi mendaftarkan sengketa Pemilu ke MK. Ia berharap gugatan kubu Prabowo-Sandi ini bisa diproses MK kendati hanya membawa 51 bukti.

    "Mudah-mudahan Mahkamah Konstitusi bisa menempatkan dirinya menjadi bagian penting, di mana kejujuran dan keadilan harus menjadi watak dari kekuasaan, dan bukan justru menjadi bagian dari satu sikap rezim yang korup," kata Bambang di gedung MK, Jakarta pada Jumat, 24 Mei 2019. 





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id