Anita Kolopaking Tersangka Kasus Surat Jalan Djoko Tjandra

    Siti Yona Hukmana - 30 Juli 2020 20:26 WIB
    Anita Kolopaking Tersangka Kasus Surat Jalan Djoko Tjandra
    Pengacara terpidana korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra, Anita Dewi Kolopaking. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Kepolisian menetapkan pengacara terpidana korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra, Anita Dewi Kolopaking, sebagai tersangka. Dia terlibat dalam kasus pembuatan surat jalan palsu Brigjen Prasetyo Utama untuk Djoko Tjandra.

    "Hasil gelar perkara, kesimpulannya adalah menaikkan status saudari Anita Dewi Kolopaking jadi tersangka," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 30 Juli 2020.

    Penyidik telah memeriksa 23 saksi. Sebanyak 20 saksi di Jakarta dan tiga saksi di Pontianak. Selain terlibat kasus surat jalan palsu, Anita juga dijerat pidana membantu menyembunyikan terpidana Djoko Tjandra.

    Baca: Brigjen Prasetyo Kenal Djoko Tjandra dari Teman

    Polisi mengantongi barang bukti berupa surat jalan yang diterbitkan Brigjen Prasetyo untuk perjalanan Djoko Tjandra dan Anita. Termasuk surat keterangan pemeriksaan covid-19 atas nama Djoko Soegiarto Tjandra. Bareskrim Polri juga mengantongi surat dari Kejaksaan Agung terkait status hukum Djoko Tjandra.

    Dari sejumlah bukti itu, penyidik gelar perkara kasus yang melibatkan Anita pada Senin, 27 juli 2020.  Penyidik menghadirkan Itwasum, Biro Wasidik Bareskrim, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Divisi Hukum Polri, dan penyidik dalam gelar perkara.

    Anita dijerat Pasal 263 ayat 2 KUHP tentang Penggunaan Surat Palsu dan Pasal 223 KUHP tentang Pemberian Pertolongan terhadap Orang yang Ditahan. Anita terancam hukumam enam tahun penjara.


    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id