• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Polri dan KPK Jangan Terjebak Skenario 'Cicak vs Buaya'

K. Yudha Wirakusuma - 12 Oktober 2018 14:33 wib
Ilustrasi--Boneka Buaya yang Menggigit Cicak di Bundaran Hotel
Ilustrasi--Boneka Buaya yang Menggigit Cicak di Bundaran Hotel Indonesia--MI/ GINO F HADI

Jakarta: Kasus dugaan perobekan buku bersampul merah yang diduga memuat aliran dana dana dari Basuki Hariman kepada Kapolri Tito Karnavian dianggap sebagai sebuah skenario. Diduga ada pihak yang berharap munculnya 'Cicak vs Buaya' jilid 3.

"Sebaiknya Polri dan KPK tidak terjebak. Karena nampaknya ada kekuatan besar yang mendorong ke arah sana," kata pengamat politik dari Point Indonesia, Karel Susetyo, dalam keterangan tertulis, Jumat, 12 Oktober 2018.
 
Menurutnya, tujuan digulirkannya isu perobekan buku merah untuk membuat instabilitas menjelang Pemilu dan Pilpres 2019 nanti. "Kedua institusi penegak hukum ini harus cermat dan waspada betul," ucapnya.

Baca: KPK Hati-hati Usut Dugaan Aliran Uang ke Tito

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Setara Institute, Hendardi, berpendapat, mengacu pada pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo, tuduhan tersebut jelas sulit dibuktikan. Karena tidak memiliki rujukan dan bukti-bukti valid.

"Memang, satu-satunya cara untuk mengakhiri perdebatan itu adalah pembuktian yang dilakukan oleh penegak hukum. Sebagai tuduhan yang serius, maka pihak-pihak tertentu agar tidak melakukan politicking atas produk IndoLeaks tersebut," paparnya.

Kapolri dan jajaran Polri diminta tetap fokus dengan tugas pokoknya, sebagai penegak hukum dan pengamanan serta pelayanan. Apalagi saat ini Asian Para Games. "Pertemuan IMF-World Bank dan bencana Palu menuntut konsentrasi Polri. Polri juga harus memulai antisipasi berbagai ancaman menjelang Pemilu 2019," terangnya.


(YDH)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.