Kejagung Selisik Peran Orang Dekat Tersangka Kasus ASABRI

    Achmad Zulfikar Fazli - 10 September 2021 13:46 WIB
    Kejagung Selisik Peran Orang Dekat Tersangka Kasus ASABRI
    Ilustrasi/Medcom.id



    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengelolaan dana PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI). Pendalaman dilakukan lewat para pihak yang memiliki hubungan dengan tersangka. 

    Direktur Penyidikan Kejagung Supardi mengatakan penyidik terus memeriksa sejumlah saksi untuk menemukan aktor intelektual mega skandal korupsi ASABRI. Supardi menegaskan Kejagung tak gentar menyeret siapa pun yang terlibat. 

     



    "Kita tunggu progres penyidikan berikutnya. Punya hubungan dengan pihak siapu pun yang penting ada alat bukti yang mendukungnya, kita dalami," kata Supardi di Jakarta, Jumat, 10 September 2021. 

    Baca: Kasus Korupsi di ASABRI Diselisik Melalui 17 Saksi

    Dia memastikan penyidik Kejagung bekerja profesional dan transparan dalam mengusut kasus ASABRI. Total kerugian dalam kasus ini mencapai Rp22,7 triliun. 

    Dalam kasus ini, ada sejumlah emiten yang diduga sahamnya di ASABRI bahkan melebihi batas ketentuan di atas 5 persen. Berdasarkan informasi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), persentase jumlah kepemilikan saham mereka terbagi dalam dua kelompok besar. 

    Yakni, kelompok mitra dari Komisaris Utama PT Trada Alam Minera sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi di ASABRI, Heru Hidayat, seperti dalam kepemilikan saham FIRE sebesar 23,6 persen, PCAR 25,14 persen, IIKP 12,32 persen,SMRU 8,11 persen. Para mitra tersebut juga menjual saham mereka secara langsung ke PT ASABRI. 
     



    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id