Kronologi Penangkapan Buronan KKB Mairon Tabuni

    Siti Yona Hukmana - 12 Juni 2021 13:24 WIB
    Kronologi Penangkapan Buronan KKB Mairon Tabuni
    Ilustrasi: Medcom.id



    Jakarta: Polisi membeberkan kronologi penangkapan buronan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Mairon Tabuni (sebelumnya ditulis Miron Tabuni). Tersangka yang masuk daftar pencarian orang (DPO) itu mulanya terlacak di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua, sekitar pukul 19.15 WIT, Kamis, 10 Juni 2021.

    "Selanjutnya tim gabungan Satgas Nemangkawi dan Polres Mimika melakukan pembuntutan dari Kwamki Narama sampai Jalan Ahmad Yani," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan tertulis, Sabtu, 12 Juni 2021. 

     



    Kemudian, tim yang dipimpin Iptu Lukman menyergap saat Mairon melintas di Jalan Ahmad Yani menggunakan mobil Toyota Avanza hitam. Polisi langsung meringkus pelaku saat berada dalam mobil tersebut. 

    Baca: MRP dan DPRP Protes Revisi UU Otsus Papua Hanya Membahas 2 Pasal

    "Selanjutnya, Mairon Tabuni dibawa menuju Mapolres Mimika untuk dimintai keterangan," ungkap Kamal. 

    Polisi menyita sejumlah barang bukti. Hal ini meliputi tas ransel abu-abu, satu dompet kulit coklat, dua tutup kepala, satu ponsel Nokia 105 hitam, satu ponsel Samsung A10s hitam-merah, tiga korek gas, satu KTP, satu sisir, satu noken, satu plastik berisi emas hasil dulang, satu topi, satu pisau badik, satu cermin, kalung, gelang manik-manik, serta uang tunai Rp155 ribu.

    "Satuan Reskrim Polres Mimika sedang melakukan penyelidikan dan penyidikan," ujar Kamal.

    Mairon pernah ikut sejumlah aksi kriminal di Bumi Cenderawasih. Pertama, dia membakar kios di belakang Asrama Polsek Tembagapura pada 7 November 2017. Dia juga terlibat pembakaran ekskavator di Utikini, Papua, dan penembakan Kantor Polsek Tembagapura pada hari yang sama. 

    Pada 14 November 2017, Mairon ikut dalam penembakan terhadap mobil LWB di Jalan Tambang PT Freeport Indonesia (FI) Mile 69, Tembagapura. Aksi itu menewaskan empat korban. 

    Dia juga terlibat penembakan mobil PJJ Brigade Mobil (Brimob) dan kontak tembak dengan aparat keamanan di Kampung Utikini Lama, Tembagapura, pada 8 Maret 2020.  Aksi ini membuat anggota Brimob Bripka Jamil mengalami luka gores pada pergelangan tangan kanan akibat terkena proyektil.

    Selain itu, Mairon merusak jalan di Utikini agar kendaraan tidak bisa melintas. Mairon menjadi penunjuk jalan karena KKB dari Ilaga tidak mengetahui medan di Tembagapura. 

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id