Barang Bukti Penangkapan Munarman Diyakini Bukan Sekadar Pembersih WC

    Candra Yuri Nuralam - 02 Mei 2021 15:03 WIB
    Barang Bukti Penangkapan Munarman Diyakini Bukan Sekadar Pembersih WC
    Ketua Cyber Indonesia Husni Alwi. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam



    Jakarta: Ketua Cyber Indonesia Husni Alwi meyakini barang bukti dalam penangkapan mantan petinggi Front Pembela Islam (FPI) Munarman bukan sekadar cairan pembersih toilet. Cairan pencuci toilet itu menjadi barang bukti karena jumlahnya di luar batas kewajaran.

    "Kalau cuma sebotol itu wajar, gampang belinya, habis dipakai, beli lagi. Tapi ini banyak, enggak sedikit. Artinya untuk mendapatkannya enggak semudah itu," kata Husni dalam diskusi Crosscheck by Medcom.id dengan tema 'Munarman Teroris?', Minggu, 2 Mei 2021.

     



    Husni menilai cairan pembersih toilet itu bukan yang biasa ditemukan di warung maupun perumahan. Carian tersebut diyakini salah satu komponen membuat bom.

    Banyaknya jumlah yang ditemukan polisi pun dinilai tidak wajar. Sehingga, cairan tersebut patut dicurigai disiapkan untuk membuat bom.

    "Polisi kan enggak bodoh, apalagi densus yang suka menangani urusan bom dan sebagainya. Mereka sudah kenyang urusan gitu-gituan," ujar Husni.

    Baca: Polisi Diminta Tangkap Seluruh Eks Anggota FPI yang Terpapar Radikalisme

    Polisi diminta tidak gentar menetapkan cairan pembersih toilet sebagai barang bukti dugaan terorisme yang dilakukan Munarman. Polisi harus tetap independen dan jauh dari intervensi saat melakukan penyelidikan kasus tersebut.

    Masyarakat juga mempercayai Korps Bhayangkara. Seluruh masyarakat diminta beri waktu ke polisi untuk mendalami kepemilikan cairan pembersih toilet itu.

    "Enggak mungkin bisa bikin statement bahwa itu detergen, bahwa itu pembersih WC, bahwa itu cairan biasa untuk bisa dipakai di rumah orang dengan semudah itu mendapatkan cairan dan bubuk itu," tutur Husni.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id