TGPF Intan Jaya Serahkan Hasil Temuan pada Senin 19 Oktober 2020

    Cahya Mulyana - 17 Oktober 2020 14:51 WIB
    TGPF Intan Jaya Serahkan Hasil Temuan pada Senin 19 Oktober 2020
    Ketua Tim Investigasi Lapangan TGPF Benny J Mamoto. MI/Susanto
    Jakarta: Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya, Papua, segera menyerahkan kesimpulan atas temuan dan keterangan 42 saksi ke Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Hasil investigasi sejak 1- 17 Oktober 2020 itu disertai rekomendasi untuk mengungkap kasus pembunuhan Pendeta Yeremia Zanambani.

    "Mohon kami bukan penyidik, nanti ada giliran penyidik berbicara (mengenai pelaku pembunuhnya). Nanti menyangkut capaian tim akan disampaikan langsung oleh Pak Menko Polhukam Senin (19 Oktober 2020)," ujar Ketua Tim Investigasi Lapangan TGPF Benny J Mamoto saat konferensi pers virtual, Sabtu, 17 Oktober 2020.

    Benny menyebut berkat anggota TGPF yang beragam latar belakang, tugas selama 14 hari bisa selesai. Padahal, tempat kejadian perkara sangat sulit ditembus.

    Pihaknya juga khawatir perbedaan budaya sempat bakal jadi hambatan. Namun, tim yang terdiri atas akademisi, kejaksaan, pejabat polhukam, hingga tokoh agama membuat tim solid dan penuh semangat.

    (Baca: Komnas HAM Tidak Dilibatkan TGPF Kasus Intan Jaya)

    "Itulah yang membuat 14 hari bisa dengan padat kita melakukan berbagai kegiatan dan mencapai target," tutur dia.

    TGPF telah mengumpulkan data, kroscek informasi, berkomunikasi dengan tokoh agama, dan masyarakat untuk membuat terang peristiwa ini. Transparansi hasil kerja TGPF juga dapat dibuktikan.

    "Saya melihat, keterwakilan di TGPF dari pihak yang mengadukan (peristiwa di Intan Jaya) ikut dalam tim kami itulah salah satu bentuk transparansi," kata dia.

    Benny memastikan TGPF bekerja dengan penuh keterbukaan dan kebebasan dalam menelusuri perkara di Intan Jaya. Dia menyebut sejumlah bukti bakal menjelaskan keterbukaan itu.

    "Foto yang akan berbicara tentang yang terjadi di sana, rekaman yang berbicara penggalian informasi berjalan dalam suasana nyaman dan kami kedepankan adalah pendekatan kultural sehingga seluruh keluarga korban menerima kami," ujar dia.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id