Dana Teroris JI Berasal dari Iuran Anggota

    Siti Yona Hukmana - 01 Maret 2021 17:17 WIB
    Dana Teroris JI Berasal dari Iuran Anggota
    Ilustrasi/Medcom.id



    Jakarta: Polisi mendalami aliran dana anggota teroris kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Kelompok itu memberlakukan iuran anggota agar terus beraktivitas.

    "Masing-masing anggota itu dapat iuran setiap gaji yang diterima oleh mereka, itu disumbangkan kepada organisasi sebanyak 5 persen dari pendapatan mereka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 1 Maret 2021. 






    Rusdi mengatakan uang iuran itu merupakan salah satu dana untuk mempertahankan eksistensi organisasi. Kelompok JI juga mendapat pasokan dana dari sumber lain.  

    "Kemarin, kasus kotak amal bermasalah ini menjadi bagian daripada JI untuk mendapatkan dana menjalankan roda organisasi," ujar Rusdi. 

    Baca: 12 Terduga Teroris di Jatim Berafiliasi dengan Al-Qaeda

    Sebanyak 12 orang terduga teroris ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri di wilayah Jawa Timur, pada Jumat, 26 Februari 2021. Ke-12 terduga teroris itu, yakni UBS alias F, TS, AS, AIH alias AP, BR, RBM, Y, F, ME, AYR, RAS, dan MI. 

    Sebanyak delapan diringkus di Sidoarjo, dua di Surabaya, satu di Mojokerto, dan satu di Malang. Mereka memiliki peran yang berbeda-beda. 

    Densus 88 menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, 50 butir peluru kaliber 9 mm, satu pistol rakitan jenis FN, empat bendera Daulat berwaran hitam dan putih, delapan pisau, dua samurai, tiga golok, dan 23 senjata tajam lainnya berbentuk busur. 

    "Sumber peluru atau amunisi masih didalami oleh Densus," ucap Rusdi. 

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id