comscore

Novel Cs Ditempatkan di Divisi Pencegahan, Kapolri: Itu Tugas Paling Penting

Siti Yona Hukmana - 11 Desember 2021 01:59 WIB
Novel Cs Ditempatkan di Divisi Pencegahan, Kapolri: Itu Tugas Paling Penting
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Jakarta: Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan cs yang menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri ditempatkan di divisi pencegahan korupsi. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menilai posisi itu tugas penting.

"Yang paling penting adalah bagaimana mencegah, mengubah budaya, supaya masyarakat, supaya penyelenggara negara memahami, dan kemudian ini bersama-sama kita bangun," kata Listyo saat membuka grand final lomba orasi unjuk rasa di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Desember 2021.

 



Listyo menginstruksikan Novel cs agar dapat memperbaiki Indeks Persepsi Korupsi (IPK) secara fundamental. Dia yakin Novel cs dapat melaksanakan tugas dengan baik karena memiliki rekam jejak yang bagus dalam pemberantasan korupsi.

"Dengan pengalaman mereka, kita bisa memperkuat upaya-upaya penanganan pemberatasan korupsi, khususnya di sektor-sektor pencegahan, karena memang penindakan itu ultimum remedium," ungkap jenderal bintang empat itu.

Baca: Jadi ASN Polri, Ini Perjalanan Karier Novel Baswedan

Listyo melantik 44 eks pegawai KPK menjadi ASN Polri pada Kamis, 9 Desember 2021. Kini Novel dan 43 eks pegawai KPK lainnya menjalani pendidikan di Pusat Pendidikan Administrasi (Pusdikmin) Bandung, Jawa Barat. Mereka akan disumpah jabatan pada 1 Januari 2022.

Tri Brata (TB) 1 itu akan membentuk Korps Pemberantas (Kortas) Korupsi menggantikan Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim polri. Organisasi yang lebih tinggi itu dibentuk untuk penempatan mantan penyidik KPK yang bergabung ke Polri.

Novel Baswedan cs akan ditempatkan dalam jabatan fungsional yang ada di satuan kerja (satker) tersebut. Kortas itu memiliki deputi penindakan, pencegahan, kerja sama antar lembaga, dan lainnya.

Deputi Korps Pemberantas Korupsi itu akan dijabat jenderal polisi bintang dua. Organisasi itu berada di bawah Kapolri setingkat Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id