Lima Tersangka Jiwasraya Segera Diadili

    Siti Yona Hukmana - 12 Mei 2020 22:57 WIB
    Lima Tersangka Jiwasraya Segera Diadili
    Ilustrasi PT Asuransi Jiwasaraya (persero). MI/Ramdani
    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan lima tersangka dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) PT Asuransi Jiwasraya (Persero) ke jaksa penuntut umum (JPU). Kelimanya segera diadili.

    "Penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik ke penuntut umum dilaksanakan secara langsung di dalam rutan di mana para tersangka ditahan," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2020.

    Penyerahan tersangka Benny Tjokrosaputro, Hendrisman Rahim dan Heru Hidayat dilakukan di Rutan Jakarta Timur cabang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketiga tersangka itu ditahan di rutan tersebut.

    Sedangkan penyerahan tersangka Hary Prasetyo dilakukan di dalam rutan Salemba cabang Kejari Jakarta Selatan. Satu tersangka diserahkan secara virtual antara tim penyidik ke tim penuntut umum Kejagung dibantu tim penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

    "Tersangka itu yakni Syahmirwan Rahim yang diserahterimakan menggunakan aplikasi ZOOM dari rutan Cipinang oleh penyidik dan di Kantor Kejari Jakarta Pusat yang dihadiri JPU dan penasihat hukum (PH)," kata Hari.

    Baca: Kejagung Periksa Dua Anggota OJK Terkait Jiwasraya

    Kejagung menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi Jiwasraya. Mereka ialah Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat; Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan; mantan Direktur Keuangan Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; dan Direktur Utama PT Maxima Integra, Joko Hartono Tirto.

    Berkas perkara Joko masih dalam tahap pemberkasan. Kini penyidik tengah memeriksa sejumlah saksi untuk pembuktian berkas perkara tersebut.

    Keenam tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b serta Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Teranyar, Benny dan Heru ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id