Satgas Pangan Polri Bakal Panggil Lima Importir Gula

    Kautsar Widya Prabowo - 17 Maret 2020 18:17 WIB
    Satgas Pangan Polri Bakal Panggil Lima Importir Gula
    Gula. Foto: MI
    Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri berencana memanggil lima importir gula yang telah memegang surat persetujuan impor (SPI) raw sugar 2019. Importir itu akan diminta segera mengimpor gula untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat.

    "Supaya ketersediaan gula pasir kristal di pasaran tetap (memenuhi) kebutuhan," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Maret 2020.

    Asep belum mau mengungkap kelima importir tersebut, termasuk dugaan pelanggaran tindak pidananya. Sebab, petugas baru akan meminta keterangan kelima importir tersebut.

    "Sedang dilakukan pengecekan, mereka memilik SPI raw sugar tapi belum merealisasikan," ujarnya.

    Asep memastikan Satgas Pangan Polri yang berada di sejumlah daerah akan meninjau beberapa produsen gula untuk mengetahui ketepatan waktu panen. Satgas juga akan memantau tindakan para pihak yang diduga membuat harga gula melonjak.

    "Satgas daerah diinstruksikan apabila ada penimbunan segera dilakukan penindakan," ucap dia.

    Baca: Satgas Pangan Ultimatum Mafia Gula

    Satgas Pangan Polri juga akan melakukan strategi untuk menekan kenaikan harga bahan pokok dan penting (bapokting) lainya. Seperti beras, telur, dan bawang putih.

    "Diharapkan mekanisme di pasar dapat terkendali dengan baik dengan pemantaun yang akan terus dilakukan," tegas Asep.

    Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga rata-rata gula pasir nasional hingga Rabu, 11 Maret 2020, sudah mencapai Rp17.400 per kilogram. Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan harga acuan tingkat konsumen sebesar Rp12.500 per kg.

    Sebelumnya, Kementerian Perdagangan telah menerbitkan SPI untuk komoditas gula kristal mentah (GKM) sebanyak 438.802 ton sebagai bahan baku gula kristal putih (GKP) yang dikonsumsi masyarakat.

    Dari SPI yang telah diterbitkan itu, Perum Bulog mendapat penugasan impor gula mentah 'raw sugar' sebesar 29.750 ton. Bulog mempertimbangkan mengimpor dari negara terdekat, seperti Thailand, Australia dan India, agar proses pengiriman lebih cepat.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id