BNN Rancang Sistem Pemutus Akses Komunikasi Napi di Lapas

    Zaenal Arifin - 04 Februari 2020 21:00 WIB
    BNN Rancang Sistem Pemutus Akses Komunikasi Napi di Lapas
    Ilustrasi BNN. MI/Susanto.
    Jakarta: Badan Narkotika Nasional (BNN) berencana merancang sistem untuk memutus akses komunikasi keluar narapidana dari dalam lapas. Hal ini maraknya kasus peredaran narkoba yang dikendalikan dari balik jeruji. 

    "Permasalahan napi yang bermain ini masih saja terulang. Kita sudah berdiskusi untuk membangun sistem di Lapas agar ketat dan meniadakan (akses komunikasi)," kata Kepala BNN Komjen Heru Winarko di kantor BNN Cawang, Jakarta Timur, Selasa, 4 Februari 2020.

    Heru Winarko menjelaskan, sistem tersebut yang masih dalam tahap pengkajian. Diharapkan mampu memutus mata rantai peredaran narkoba di Indonesia.

    "Karena kasus terbanyak transaksi melalui handphone. Bahkan kita pernah mengungkap kasus pemasangan wifi di Lapas," ujarnya.

    Sebelumnya, BNN mengungkap peredaran 250 kilogram ganja pada Senin, 3 Februari 2020 di kawasan Pluit, Jakarta Utara, yang dikendalikan oleh narapidana lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Tangerang. Ganja asal Aceh itu hendak diedarkan di wilayah Jawa Barat dan Jakarta.

    Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menuturkan pemerintah sepenuhnya mendukung perancangan sistem tersebut. Menurutnya kinerja BNN harus didukung teknologi mutakhir agar dapat memberantas peredaran narkoba.

    "Kita minta BNN terus fokus kepada pemberantasan dan pengembangan teknologi yang diupayakan. BNN harus fokus kepada pengembangan pencegahan narkoba," tutur politisi Partai NasDem itu.



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id