Mafia Tanah Benny Simon Masuk DPO

    Kautsar Widya Prabowo - 15 Oktober 2020 14:47 WIB
    Mafia Tanah Benny Simon Masuk DPO
    Ilustrasi pengumpulan bukti. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Polda Metro Jaya memburu pelaku pemalsuan akta tanah seluas 5,2 hektare, Benny Simon Tabalujan. Benny telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan segera masuk red notice Interpol.

    "Kami sudah menerbitkan status DPO bagi Benny dan sedang pengurusan red notice melalui Interpol untuk membawa Benny dari Australia," ujar Kanit V Subdit 2 Harta Benda (Harda) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kompol Ipik Gandamanah kepada wartawan, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2020.
     
    Polisi telah melengkapi pengurusan red notice Benny. Dia diduga memalsukan akta autentik tanah seluas 52.469 meter persegi, di Cilincing, Cakung, Jakarta Timur.

    Bos PT Salve Veritate itu dibantu dua rekannya sebagai eksekutor, Achmad Djufri dan Mardani. Termasuk oknum petugas juru ukur di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Timur, Paryoto.

    Benny sebelumnya pernah melakukan kejahatan serupa di kawasan Ujung Menteng dan Cakung Barat. Polisi menduga Benny terlibat pemalsuan lain yang belum terungkap di sejumlah kawasan Ibu Kota.

    "Modus operandi yang dilakukan sama. Yang berbeda cuma bendera nama perusahaan yang melakukan aksi manipulasinya," katanya.

    Kasus ini bermula dari persoalan sengketa tanah seluas 52.649 meter persegi di Kampung Baru RT09/08, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung Kota, Jakarta Timur. Konflik tanah ini terjadi antara pelapor Abdul Halim dan tersangka Benny Simon Tabalajun.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id