KPK Dalami Keterangan Perusahaan Kargo Ekspor Lobster Milik Menhan Prabowo

    Fachri Audhia Hafiez - 28 April 2021 22:35 WIB
    KPK Dalami Keterangan Perusahaan Kargo Ekspor Lobster Milik Menhan Prabowo
    Ilustrasi KPK. Medcom.id/Fachri Auhdia Hafiez



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami keterangan terkait perusahaan kargo ekspor lobster PT Aero Citra Kargo (ACK) milik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Keterangan itu diungkap dalam persidangan kasus dugaan korupsi izin ekspor benih bening lobster atau benur.

    "Seluruh keterangan saksi maupun fakta persidangan lainnya dalam perkara ini tentu telah dicatat oleh tim jaksa penuntut umum (JPU) KPK," ujar pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu, 28 April 2021.






    Ali mengatakan tim JPU KPK bakal mengonfirmasi keterangan itu kepada saksi lain pada agenda sidang berikutnya. Namun, Ali tak menyebut saksi yang bakal dikonfirmasi.

    "Berikutnya tentu jaksa akan simpulkan seluruh fakta-fakta tersebut pada bagian akhir persidangan," ujar Ali.

    Sebelumnya, jaksa KPK menghadirkan saksi Manajer Ekspor Impor PT Dua Putra Perkasa Pratama (DPPP), Ardi Wijaya, dalam persidangan. Ardi dalam BAP menyebut keterlibatan Prabowo Subianto di PT ACK.

    (Baca: Saksi Sebut Perusahaan Kargo Ekspor Lobster Punya Menhan Prabowo)

    JPU KPK Ronald F Worotikan menyebut bakal mengejar kebenaran fakta tersebut kepada Direktur PT DPPP Suharjito. Sebab, Suharjito yang menyebut sosok Prabowo Subianto.

    "Tapi apakah benar atau tidak (keterangan itu), tidak tahu. Karena yang tahu itu (dari) Pak Suharjito. Nanti dikroscek ke Pak Suharjito," ujar Ronald di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat.

    Ardi diperiksa sebagai saksi di persidangan untuk terdakwa mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Jaksa mengonfirmasi BAP Ardi. Pada BAP tersebut ada perbincangan antara Ardi dan Suharjito.

    "Suharjito kemudian menimpali bahwa PT ACK itu tidak bisa dipecah oleh orang lain (atau) dipergunakan orang lain. Karena punya Prabowo khusus," ujar salah satu JPU KPK saat persidangan.

    Jaksa menanyakan kepada Ardi sosok Prabowo yang dimaksud. Pasalnya, terdakwa pada perkara ini ialah Edhy Prabowo.

    "Ini yang saya tangkap beliau (Suharjito) pasti mengaitkan itu dengan Pak Prabowo. Prabowo, Menteri Pertahanan," ucap Ardi.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id