Ini Jawaban Lili Pintauli Dituding Dihubungi Walkot Tanjungbalai

    Candra Yuri Nuralam - 29 April 2021 13:06 WIB
    Ini Jawaban Lili Pintauli Dituding Dihubungi Walkot Tanjungbalai
    Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Dokumentasi Humas KPK.



    Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar irit bicara usai dituding dihubungi Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Tudingan itu disampaikan Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI).

    "Nanti saya kirim rilis saja, nanti saja biar enak," kata Lili saat ditemui di Kantor Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 29 April 2021.






    Dia memilih diam saat para wartawan terus mencecarnya soal tudingan tersebut. Lili langsung masuk ke mobilnya dan meninggalkan Kantor Dewas KPK.

    Sementara itu, Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean mengaku masih menunggu laporan dan bukti dari MAKI soal tudingan itu. Dewas tidak bisa bergerak tanpa adanya laporan dan bukti awal.

    Tumpak juga mengaku tidak bisa menegur Lili. Sebab, menegur Lili bukan bagian dari tugasnya.

    "Itu pimpinan (KPK) dong. Dia bukan anak buah saya," ujar Tumpak.

    Baca: KPK Dalami Duit Lain yang Diterima Penyidik Robin

    Sebelumnya, MAKI mendapatkan informasi yang menyebut Syahrial sempat menghubungi Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. Namun, MAKI tidak bisa memastikan telepon Syahrial diangkat oleh Lili.

    "Mestinya Ibu Lili dengan tegas menjawab jangan hubungi saya karena itu urusan dan tanggung jawab wewenang KPK, dan langsung diblokir mestinya, karena ini yang harus dilakukan Ibu Lili," ujar Koordinator MAKI Boyamin Saiman di Jakarta, Senin, 26 April 2021.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id