Kompolnas: Polisi Penembak TNI dan Warga Sipil Layak Dijerat Pasal Berlapis

    Cindy - 25 Februari 2021 21:27 WIB
    Kompolnas: Polisi Penembak TNI dan Warga Sipil Layak Dijerat Pasal Berlapis
    Ilustrasi tempat kejadian perkara. Medcom.id/Rahmat Riyandi



    Jakarta: Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak Polri memproses tegas anggota Polsek Kalideres Jakarta Barat, Bripka CS, yang menembak tiga orang hingga tewas, termasuk seorang anggota TNI Angkatan Darat. Bripka CS dinilai layak dijerat pasal berlapis.

    "Kami mendorong proses penegakan hukum terhadap pelaku melalui penyidikan kasus pidananya dengan menjerat yang bersangkutan dengan pasal berlapis, dan pemeriksaan pelanggaran kode etik," kata Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti saat dihubungi Medcom.id, Kamis, 25 Februari 2021.






    Menurut dia, Bripka CS dapat dijerat Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan. Anggota Polsek Kalideres itu juga berpotensi dijerat Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Penyalahgunaan Senjata Api.  

    "Seharusnya jika yang bersangkutan tidak sedang melakukan tugas, tidak boleh membawa senjata api karena rentan penyalahgunaan," ucap Poengky.

    Baca: Kapolri Perintahkan Tindak Tegas Anggota Polri yang Melakukan Penembakan

    Poengky juga mendorong Korps Bhayangkara mendalami penggunaan minuman keras dan narkoba terhadap pelaku. Jika terbukti mengonsumsi minuman keras atau narkoba, Bripka CS dapat dijerat dengan Pasal 127 Ayat 3 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

    Kompolnas berharap Korps Bhayangkara memeriksa jasmani dan rohani seluruh anggota yang memegang senjata api. Evaluasi tersebut harus dilakukan secara berkala.

    "Pengawasan berjenjang pimpinan, sejawat dan bawahan penting untuk deteksi dini perubahan perilaku yg berpotensi membahayakan. Reward and punishment perlu ditegakkan," ujar Poengky.

    Baca: Polri Didesak Hukum Mati Bripka CS yang Menembak TNI dan Warga Sipil

    Insiden penembakan yang dilakukan anggota Polri terjadi di RM Cafe, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, sekitar pukul 04.00 WIB, Kamis, 25 Februari 2021. Sebanyak tiga orang tewas dan satu luka-luka akibat insiden itu.

    Korban meninggal, yakni S. Korban merupakan anggota TNI AD yang juga petugas keamanan RM Kafe. Lalu, FSS yang merupakan bar boy atau pelayan kafe dan kasir RM Cafe berinisial M. Sedangkan korban luka manajer RM Cafe berinisial H.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id