Kuasa Hukum Sebut Maheer Ditangkap Tanpa Menjalani Pemeriksaan

    Cindy - 03 Desember 2020 14:52 WIB
    Kuasa Hukum Sebut Maheer Ditangkap Tanpa Menjalani Pemeriksaan
    Kuasa hukum Maheer Al-Thawaibi alias Soni Eranata, Djuju Purwantoro (tengah). Medcom.id/Cindy
    Jakarta: Ustaz Maheer At-Thuwailibi alias Soni Eranata ditangkap terkait kasus ujaran kebencian bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) di media sosial Twitter. Kuasa hukum Maheer, Djuju Purwantoro, mengatakan kliennya tak pernah diperiksa sebelum ditangkap.

    "Yang bersangkutan (Maheer) mendapatkan bukan pemanggilan lagi, tapi langsung penangkapan. Tadi (ditangkap) pukul 04.00 WIB dan langsung di bawa ke Bareskrim Polri," kata Djuju di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 3 Desember 2020.

    Djuju menyebut penyidik Bareskrim Polri telah melanggar Pasal 1 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) tentang prosedur penangkapan. Menurut dia, polisi seharusnya memanggil kliennya untuk melakukan pemeriksaan sebelum penangkapan.

    "Ini jelas di proses penegakan hukum tampak sekali terjadi kejanggalan dan diskriminasi," tegas dia.

    Baca: Ustaz Maheer At-Thuwailibi Ditangkap karena Ujaran Kebencian

    Maheer, kata Djuju, tak tahu alasan dia ditangkap. Dia menduga ada yang melaporkan cuitan Maheer ke kepolisian.

    "Ada kemungkinan pelaporan dari salah satu pihak pengurus Nahdlatul Ulama (NU)," ujar Djuju.

    Penangkapan Maheer berdasarkan pada surat bernomor SP.Kap/184/XII/2020/Dittipidsiber. Maaher ditangkap atas dugaan penyebaran informasi yang menimbulkan kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA melalui media sosial.

    Dia disangkakan melanggar Pasal 45a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id