Polri Tegaskan Cukup Bukti Jerat Ja'far Shodiq

    Ferdian Ananda - 06 Desember 2019 21:52 WIB
    Polri Tegaskan Cukup Bukti Jerat Ja'far Shodiq
    Karopenmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono (tengah). Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
    Jakarta: Penetapan tersangka pada penceramah Ja'far Shodiq disebut dengan bukti-bukti yang cukup. Ja'far ditetapkan tersangka lantaran diduga menghina Wakil Presiden Ma'ruf Amin. 

    "Ada dua laporan dari masyarakat. Kemudian ada satu model A dari kepolisian. Dengan adanya tiga laporan, aparat polisi yang terkait dengan video tersebut sudah memeriksa tersangka, kenapa tersangka? Karena sudah ada dua alat bukti yang cukup untuk dinaikkan menjadi tersangka," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Desember 2019. 

    Argo menuturkan polisi memeriksa sejumlah saksi sebelum menetapkan Ja'far tersangka. Penyidik juga memeriksa video. 

    "Yang bersangkutan menyiarkan secara langsung sendiri di channelnya sendiri. Dan ini sudah dilakukan proses penyidikan oleh Bareskrim Polri," tutur dia. 

    Ja'far dilaporkan atas dugaan tindak pidana penghinaan kepada suatu penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia dan/atau pencemaran nama baik dan/atau keamanan negara/makar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45A ayat (2) Jo 28 ayat (2), dan/atau Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tengang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 207 KUHP, dan/atau Pasal 104 dan/atau 107 KUHP, dan/atau Pasal 310 dan/atau Pasal 311 KUHP.
     
    Sebelumnya, video Ja'far menghina Ma'ruf viral. Video diunggah oleh Ja'far dalam akun Youtubenya.
     
    Video yang diunggah pada 30 November 2019 itu mengisahkan riwayat murid Nabi Musa AS yang diubah jadi binatang lantaran menjual agama demi duniawi. Video berdurasi kurang dari dua menit itu berisi ceramah dan tanya jawab antara Ja'far dan jemaah.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id