BIN: Veronica Koman dan Benny Wenda Ingin Menciptakan Instabilitas Saat PON Papua

    Anggi Tondi Martaon - 27 Mei 2021 22:29 WIB
    BIN: Veronica Koman dan Benny Wenda Ingin Menciptakan Instabilitas Saat PON Papua
    Tersangka kasus provokasi di Asrama Mahasiswa Papua (AMP), Surabaya, Veronica Koman. Foto: MI/Angga Yuniar



    Jakarta: Kelompok pro kemerdekaan Papua disebut akan melakukan berbagai aksi pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Tujuannya, menciptakan instabilitas di event olahraga tingkat nasional tersebut.

    "Untuk menarik perhatian dunia. Antara lain (dilakukan atau direncanakan) Veronica Koman dan Benny Wenda di luar negeri," kata Wakil Kepala BIN Letjen (Purn) Teddy Lhaksmana Widya Kusuma dalam rapat kerja (raker) bersama Panitia Khusus (Pansus) Revisi UU Otsus Papua, Kamis, 27 Mei 2021.

     



    Dia menyebutkan berbagai upaya dilakukan untuk mengantisipasi niat tersebut. Di antaranya, memberikan dukungan kepada Satuan Tugas (Satgas) TNI dan Polri.

    "Untuk mengejar dan menindak kelompok separatis Papua (KSP) termasuk memutus jaringan logistik mereka," kata dia.

    Baca: Sebarkan Hoaks, Kelompok Teroris di Papua Dinilai Semakin Melemah

    BIN juga berupaya memberdayakan kelompok pendukung otonomi khusus (otsus). Mereka diduga mengalami intimidasi karena mendukung otsus.

    Terakhir, BIN berusaha menciptakan opini dan kontra propaganda. Hal itu dilakukan dengan bekerja bersama sejumlah pihak.

    "Menggunakan pakar-pakar hukum dan pengamat sosial untuk melemahkan provokasi KSP," ujar dia.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id