comscore

Pilihan Bergabung ke Polri Hak Masing-masing Eks Pegawai KPK

Candra Yuri Nuralam - 07 Desember 2021 08:54 WIB
Pilihan Bergabung ke Polri Hak Masing-masing Eks Pegawai KPK
Eks pegawai pamit usai dipecat dari KPK/Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Jakarta: Indonesia Memanggil (IM) 57+ menilai pilihan bergabung ke Polri merupakan hak pribadi mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). IM57+ meyakini bergabung ke Polri merupakan bagian dari perjuangan.

"Semua eks pegawai KPK yang diberhentikan bersepakat bahwa opsi ASN Polri merupakan salah satu cara berjuang sehingga apapun pilihan itu lebih kepada pertimbangan personal bukan karena adanya perbedaan pendapat," kata Ketua IM57+ Institute, M Praswad Nugraha melalui keterangan tertulis, Selasa, 7 Desember 2021.
Praswad mengatakan tiap mantan pegawai KPK mempunyai cara sendiri untuk berjuang membersihkan Indonesia dari tindakan koruptif. Beberapa di antaranya mencoba memberantas korupsi tanpa harus bergabung dengan Polri.

Pemikiran yang berbeda itu bukan berarti para mantan pegawai saling berseteru. Menurut dia, langkah itu merupakan bentuk saling dukung antarmantan pegawai KPK.

"IM57+ Institute memahami adanya eks pegawai KPK yang tidak mengambil opsi tersebut karena alasan personal. Hal tersebut mengingat secara keseluruhan, eks pegawai KPK memiliki persamaan pandangan yang saling mendukung opsi yang diambil masing-masing individu," ujar Praswad.

Baca: Besok, 44 Eks Pegawai KPK Jalani Uji Kompetensi ASN Polri

Mantan penyidik KPK Novel Baswedan dan 43 lainnya menerima tawaran menjadi aparatur sipil negara (ASN) Polri. Novel cs bakal mengisi bidang pencegahan korupsi di Korps Bhayangkara.

"Pak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) juga mengatakan terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan masalah pencegahan ya, jadi saya kira fokusnya adalah terkait dengan upaya-upaya yang berhubungan dengan pencegahan," kata Novel di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 6 Desember 2021.

Menurut Novel, masalah strategis dalam upaya pemberantasan korupsi ada di sektor pencegahan. Fenomena korupsi saat ini, kata dia, tidak bisa dibilang menurun. Dia siap berkontribusi melakukan upaya pemberantasan korupsi sesuai permintaan Kapolri.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id