Yasonna Geram Disebut Bakal Bebaskan Koruptor

    Fachri Audhia Hafiez - 05 April 2020 10:58 WIB
    Yasonna Geram Disebut Bakal Bebaskan Koruptor
    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly geram disebut bakal membebaskan narapidana korupsi. Pembebasan koruptor dimungkinkan bila merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

    "Kebijakan ini memerlukan revisi PP, dan belum terjadi. Jadi, isu pembebasan napi koruptor seperti yang disampaikan di berbagai media sosial dan media (massa) imajinasi dan praduga yang sangat tidak berdasar," kata Yasonna di Jakarta, Minggu, 5 April 2020.

    Yasonna menegaskan belum ada pembahasan revisi PP. Hal itu baru sekadar usulan dan memungkinkan bila Presiden Joko Widodo (Jokowi) merestui wacana itu.

    "Sayangnya, banyak beredar kabar di publik dari pegiat antikorupsi seolah napi kasus korupsi yang umur 60 tahun ke atas pasti bebas," ujar Yasonna.

    (Baca: Mahfud MD Tegaskan Tak Ada Alasan Bebaskan Napi Korupsi)

    Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan kriteria napi tindak pidana korupsi juga akan diatur dengan ketat, bila PP diharuskan untuk direvisi. Dia menyebut cuma koruptor yang berumur di atas 60 tahun dan sudah menjalani 2/3 masa tahanan yang bisa dibebaskan.

    "Pertimbangan kemanusiaan usia di atas 60 tahun itu lantaran daya imun tubuh lemah. Itu juga tidak mudah mendapatkan bebas," ucap Yasonna.

    Berdasarkan data Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjen PAS), napi lanjut usia kasus tindak pidana korupsi di Lapas Sukamiskin, Bandung sebanyak 90 orang. Setelah dihitung 2/3 masa pidananya yang memenuhi syarat sampai dengan 31 Desember 2020, sebanyak 64 orang.

    Sebanyak 64 orang yang memenuhi syarat 60 tahun dan 2/3 masa tahanan yang menjadi perhatian publik terpidana OC Kaligis dan Jero Wacik. “Selebihnya, belum bisa dibebaskan karena belum memenuhi syarat 2/3 masa tahanan meskipun sudah berusia lebih 60 tahun," ujar Yasonna.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id