Video Ancaman Diduga Memicu John Kei Menyerang Nus Kei

    Cindy - 01 Juli 2020 14:36 WIB
    Video Ancaman Diduga Memicu John Kei Menyerang Nus Kei
    Tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana John Kei (kaus merah). ANT/Sigid Kurniawan
    Jakarta: Polda Metro Jaya membenarkan ada video ancaman penyerangan oleh Nus Kei kepada tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana John Kei. Polisi masih meyelidiki video ancaman yang beredar di media sosial Instagram (IG) itu.

    "Kenapa IG itu muncul karena ada latar belakangnya, kemudian disikapi emosional (oleh John Kei) dengan beredarnya video itu," kata Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dikonfirmasi, Rabu, 1 Juli 2020.

    Ade mengaku penyidik telah mengantongi sejumlah bukti percakapan telepon, pesan WhatsApp, hingga video terkait konflik antara Nus Kei dan John Kei. Video itu pula yang diduga membuat John Kei menyerang Nus Kei.

    "Mungkin iya, tapi itu merupakan rangkaian panjang dari peristiwa hubungan di antara dua orang (Nus Kei dan John Kei) tersebut," tutur Ade.

    John Kei dan 46 anak buahnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana. Penetapan tersangka berdasarkan bukti permulaan yang cukup.

    (Baca: Nus Kei Memohon agar John Kei Tak Memperpanjang Masalah)

    John Kei diduga memerintahkan anak buahnya melakukan aksi kekerasan pada Minggu, 21 Juni 2020 siang di rumah keluarga Nus Kei yang berada di dua lokasi, yakni di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dan di perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten. Aksi itu dilakukan John Kei karena sakit hati atas pembagian uang hasil jual tanah yang tidak merata.

    Akibat peristiwa itu, seorang anak buah Nus Kei, Yustus Corwing alias ER, tewas kena bacok dan satu anak buah lainnya, Angky, mengalami putus pada empat jari tangan kanan. Kemudian seorang sekuriti, Nugroho Adi Wibowo, tertabrak dan pengemudi ojek online, Andreansah, kena tembak pada bagian jempol kaki kanan.
     
    Polisi menangkap John Kei dan anak buahnya di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Dalam peristiwa ini polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain; 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, tiga buah ketapel panah, dua buat stik baseball, 17 ponsel, dan sebuah dekoder hikvision.
     
    John Kei dan anak buahnya dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Senjata Api, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP tentang Pemufakatan Jahat, Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Mereka terancam dihukum mati.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id