Tukang Bubur Jadi Pintu Masuk Ungkap Teror Bom

    Lukman Diah Sari - 11 Januari 2019 15:20 WIB
    Tukang Bubur Jadi Pintu Masuk Ungkap Teror Bom
    Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
    Jakarta: Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan pihaknya bakal mulai membuat sketsa wajah terduga pelaku peneror rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo. Pembuatan sketsa berdasarkan keterangan pedagang bubur. 

    "Khusus untuk yang penjual bubur itu dari Inafis akan memanggil ahli sketsa wajah, karena dari keterangan yang bersangkutan, sebelum kejadian itu ada orang sempat menanyakan rumah, tapi rumah Pak RT yang ditanya," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.
    Dedi mengungkapkan dua orang tak dikenal mendatangi tukang bubur dengan naik motor. Satu orang turun untuk menanyakan rumah tanpa menggunakan helm. 

    "Sendiri (bertanya), yang satu naik di atas motor," ucap dia. 

    (Baca juga: Polri Janji Cepat Ungkap Teror Bom Pimpinan KPK)

    Setelah digambar selanjutnya sketsa wajah bakal dikirim ke Tim Inafis Polri. Nantinya, tim bakal mencocokan hasil sketsa dengan data kartu tanda penduduk (KTP). 

    Selain membuat sketsa wajah, tim juga bakal mencari sidik jari pelaku. Sidik jari ditemukan di paralon dan tas yang dicantel di pagar rumah Agus. 

    "Itu akan didalami siapa-siapa saja yang pernah memegang barang itu," tutur dia. 

    Sebanyak enam saksi telah diminta keterangan. Dua di antaranya, yang menemukan tas berisi benda mencurigakan tercantel di pagar Agus.


     



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id