Buron Terpidana Korupsi Rp7,6 Miliar Ditangkap

    Media Indonesia.com - 16 September 2020 09:14 WIB
    Buron Terpidana Korupsi Rp7,6 Miliar Ditangkap
    Ilustrasi Kejaksaan Agung. Dok. Media Indonesia
    Jakarta: Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap buronan kasus korupsi yang merugikan negara sebesar Rp7,6 miliar. Buronan yang ditangkap itu bernama Heintje Abraham Toisuta, 45.

    "Tim berhasil mengamankan terpidana tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) asal Kejaksaan Tinggi Maluku yang masuk dalam buronan atau daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Tinggi Maluku Utara," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono melalui keterangan tertulis, Selasa, 15 September 2020.

    Menurut Hari, Heintje ditangkap di kamar indekosnya yang terletak di bilangan Keramat Sentiong, Jakarta Pusat, pada Selasa, 15 September 2020. Heintje merupakan terpidana kasus pembelian lahan dan bangunan bagi pembukaan kantor cabang Bank Maluku dan Maluku Utara di Surabaya pada 2014.

    Baca: 66 Buron Kasus Korupsi Ditangkap Kejagung

    Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 2282 K/Pid.Sus/2017 tanggal 21 November 2017, Heintje dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang. Dia dihukum dengan pidana penjara selama 12 tahun penjara dan membayar denda Rp800 juta.

    "Subsidair 7 bulan kurungan serta membayar uang pengganti sebesar Rp7,2 miliar subsidair 4 tahun penjara," kata Hari.

    Heintje merupakan buronan ke-75 yang ditangkap pada 2020. Kejagung segera menerbangkan Heintje ke Ambon untuk dieksekusi ke Lapas Kelas I Ambon.

    (JMS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id