Calo Aborsi Ilegal di Percetakan Negara Untung Besar

    Siti Yona Hukmana - 26 September 2020 14:25 WIB
    Calo Aborsi Ilegal di Percetakan Negara Untung Besar
    Ilustrasi. Medcom.id

    Polisi tengah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk memberantas calo aborsi ilegal. Polisi tidak ingin modus serupa terjadi kembali.

    Baca: Polisi dan Kominfo Razia Iklan Aborsi Ilegal di Dunia Maya

    Polda Metro Jaya menangkap 10 tersangka saat penggerebekan klinik aborsi ilegal di Jalan Percetakan Negara 3, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Rabu, 9 September 2020. Mereka berinisial LA, 52; DK, 38; NA, 30; MM, 38; YA, 51; RA, 52; LL, 50, ED, 28; SM, 62, dan RS, 25. RS merupakan pasien aborsi.

    Klinik ini disebut sudah melayani 32.760 pasien sejak 2017. Para pelaku mendapatkan keuntungan hingga Rp5 juta per hari dengan melayani sampai 10 pasien.

    Tersangka dijerat Pasal 346 KUHP dan atau Pasal 348 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 194 juncto Pasal 75 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Mereka terancam hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.

    (AZF)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id