Satu Pelanggar Protokol Kesehatan Disanksi Kurungan

    Siti Yona Hukmana - 26 September 2020 04:32 WIB
    Satu Pelanggar Protokol Kesehatan Disanksi Kurungan
    Ilustrasi petugas menggelar razia dalam operasi yustisi. Medcom.id/Christian
    Jakarta: Polisi terus menggelar operasi yustisi dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan covid-19. Selama 11 hari operasi sejak Senin, 14 September 2020, satu warga diberi sanksi kurungan.

    "Satu kasus kurungan di wilayah Jawa Timur," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 25 September 2020.

    Awi tidak menyebutkan jenis pelanggaran seorang warga yang dikenakan sanksi kurungan itu. Lama kurungan yang diberikan terhadap pelanggar protokol kesehatan tersebut juga tak diungkap.

    Namun, sanksi pidana bisa dikenakan bagi warga yang melawan petugas atau tidak mengindahkan kata-kata petugas. Warga bisa dikenakan Pasal 212, 214, 216, 218 KUHP, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit, dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

    Baca: 208 Tempat Usaha Ditutup Selama Operasi Yustisi

    Lebih lanjut, Awi mengatakan operasi yustisi dilakukan tim gabungan yang diperkuat puluhan ribu personel. Terdiri dari 50.213 polisi, 16.039 personel TNI, 17.812 Satpol-PP, dan 11.670 personel lain.

    Selama 11 hari operasi yustisi, tim gabungan telah menindak 1,3 juta warga. Rincian sanksi yang diberikan yakni 210.450 teguran tertulis, 933.615 teguran lisan, satu kurungan, dan 18.023 denda administrasi.

    "Dengan nilai denda sebesar Rp1,28 miliar dan 947 penutupan tempat usaha," beber jenderal bintang satu itu.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id