Target 2020, Kemenkumham Bakal Bebaskan 69 Ribu Napi

    Fachri Audhia Hafiez - 06 Mei 2020 14:58 WIB
    Target 2020, Kemenkumham Bakal Bebaskan 69 Ribu Napi
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) menargetkan pemulangan 69.358 narapidana pada 2020. Para narapidana terdata akan dipulangkan melalui program asimilasi serta integrasi.

    "Apabila tidak ada pandemi korona (covid-19) pun dengan resolusi pemasyarakatan, 69.358 orang yang akan kita berikan asimilasi dan integrasi itu secara bertahap di akhir tahun 2020 ini. Sudah dilaksanakan juga," kata Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Ditjen Pemasyarakatan (Ditjenpas), Yunaedi dalam diskusi virtual OPini 'Obrolan Peneliti' bertajuk 'Pandemi Covid-19 dan Asimilasi Narapidana', Rabu, 6 Mei 2020.

    Yunaedi menyebut program ini mendesak dilakukan. Mengingat lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) sudah kelebihan penghuni.

    Baca: Asimilasi Napi Menghemat Rp341 Miliar Anggaran Negara

    Menurut Yunaedi, lapas dan rutan masih kelebihan beban, meski asimilasi sudah berjalan. Sebanyak 525 rutan dan lapas di Indonesia diisi 232.526 masyarakat binaan atau narapidana. Yunaedi menyebut kapasitas rutan dan lapas secara keseluruhan hanya 132.107 orang.

    "Pada tiga bulan terakhir di 2019, kita hanya mampu keluarkan 17 ribu orang. Itu pun tidak menendang," ucap Yunaedi.

    Kepadatan penghuni rutan atau lapas secara keseluruhan berhasil ditekan dari 106 persen menjadi 76 persen. Hal ini karena pemulangan 39.159 napi di tengah pandemi covid-19.

    "Dari 270.231 penghuni (data 31 Maret 2020) menurun jadi 232.526 penghuni (data 30 April 2020)," ujar Yunaedi.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id