Komjen Antam Novambar Ditarik dari KKP Sepekan Sebelum OTT

    Siti Yona Hukmana - 25 November 2020 20:06 WIB
    Komjen Antam Novambar Ditarik dari KKP Sepekan Sebelum OTT
    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Polri telah menarik Komjen Antam Novambar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Penarikan Antam tertuang dalam Surat Telegram (ST)/3232/XI/KEP./2020 pada Senin, 16 November 2020.

    "Iya ada surat telegram rahasia (TR) penarikan, karena beliau bulan ini memasuki masa pensiun," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 25 November 2020.

    Penarikan Antam itu sempat dipertanyakan. Sebab, penarikan itu hanya berselang sepekan dari operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Menteri KKP Edhy Prabowo.

    Namun, Awi emoh berkomentar soal OTT itu. Dia mempersilakan mengonfirmasi hal tersebut ke KPK.

    "Kalau tanya kasusnya ke sana, jangan ke sini, mereka yang nangkap, nanti kita offside itu," tutur Awi.

    Baca: Edhy Prabowo Tersandung Proses Penetapan Eksportir Benih Lobster

    Edhy dan istrinya, Iis Rosita Dewi, terjaring OTT KPK pada Rabu dini hari, 25 November 2020. Giat KPK tersebut dilakukan di sejumlah tempat, yakni Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten dan Depok, Jawa Barat.
     
    Sebanyak 17 orang telah ditangkap, antara lain Edhy, Iis, serta beberapa pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan pihak swasta. Dalam penangkapan itu, KPK menyita barang bukti berupa kartu debit ATM.
     
    KPK membutuhkan waktu 1x24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang ditangkap. Status mereka bakal diumumkan melalui konferensi pers.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id