Viral Lempar Kucing ke Parit, Polisi Terancam Sanksi Etik

    Siti Yona Hukmana - 05 November 2020 15:32 WIB
    Viral Lempar Kucing ke Parit, Polisi Terancam Sanksi Etik
    Pria diduga polisi melempar kucing viral di media sosial. Foto: Istimewa
    Jakarta: Foto seseorang diduga polisi melempar anak kucing ke dalam parit viral di media sosial. Aksi pria yang diduga personel Brigade Mobil (Brimob) itu menuai kecaman warganet.  

    Mabes Polri tengah menyelidiki kebenaran kejadian tersebut. Jika terbukti bersalah, personel Korps Bhayangkara itu dipastikan mendapat sanksi etik.

    "Kalau betul yang di video tersebut oknum anggota Brimob, tentunya akan ditindak sesuai peraturan perundang-undangan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Awi Setiyono saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 5 November 2020.

    Baca: Suka Menyakiti Binatang adalah Karakteristik Seseorang Antisosial

    Awi menyebut personel itu melanggar Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri. Hal ini tercantum di Pasal 11 huruf c aturan tersebut yang menegaskan soal kepatuhan terhadap norma yang ada di masyarakat.

    "Setiap anggota Polri wajib menaati dan menghormati norma kesusilaan, norma agama, nilai-nilai kearifan lokal, dan norma hukum," tutur jenderal bintang satu itu. 

    Foto pelemparan anak kucing oleh pria berseragam polisi itu diunggah akun Instagram @christian_joshuapale. Belum diketahui pasti lokasi kejadian itu berlangsung.

    Namun, kucing itu berhasil selamat. Binatang peliharaan itu dapat berenang ke tepian parit.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id