Terduga Teroris ZAI Bakal Diperlakukan Khusus

    Cindy - 15 Oktober 2019 00:27 WIB
    Terduga Teroris ZAI Bakal Diperlakukan Khusus
    Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
    Jakarta: Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror akan memberlakukan proses hukum secara khusus kepada terduga teroris ZAI. Pasalnya, ZAI merupakan terduga teroris di bawah umur.

    "Karena ZA masih di bawah umur, Densus 88 akan memperlakukan secara khusus," kata Karo Penmas Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 14 Oktober 2019.

    ZAI, jelas Dedi, diajak ayahnya, AT, untuk melakukan aksi terorisme. ZAI diduga dipersiapkan sebagai pelaku bom bunuh diri. Namun, kata Dedi, hal itu perlu pendalaman oleh Densus 88. 

    ZAI dan AT ditangkap di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali, pada Kamis, 10 Oktober 2019. Ayah dan anak itu diduga memiliki hubungan yang dekat dengan pelaku penyerangan Menkopolhukam Wiranto berinisial SA alias Abu Rara. 

    "Mereka tahu rencana amaliyah Abu Rara. Mereka juga berencana melakukan aksi teror di Bali, sasarannya tak perlu saya sebutkan," ucap Dedi. 

    Sementara itu, AT disebut aktif menyebarkan konten merakit bom melalui media sosial. Dia memberikan pelatihan tersebut di jaringan kelompok media sosial dengan nama 'Kordap Indo'.

    Barang bukti yang berhasil disita polisi antara lain senjata tajam, anak panah, busur panah, buku rencana membuat bom. Kemudian beberapa bahan pembuat bom seperti baut, kumparan kabel, dan media bom.

    Mereka diduga bersumpah setia dengan pimpinan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah alias ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi. Ayah dan anak terduga teroris itu hingga kini masih diperiksa Densus 88. 



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id