Tak Ada Ruang bagi KPU Mainkan Proses PAW

    Zaenal Arifin - 11 Januari 2020 02:00 WIB
    Tak Ada Ruang bagi KPU Mainkan Proses PAW
    Ilustrasi KPU.
    Jakarta: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tantowi mengatakan tidak ada kesempatan bagi komisioner KPU untuk bermain-main dengan proses pengganti antarwaktu (PAW) anggota legislatif.

    Pernyataan Prmono ini terkait dengan terjaringnya Komisioner KPU Wahyu Setiawan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap proses PAW calon anggota legislatif dari PDIP Harun Masiku.

    "Soal PAW itu sebenarnya tidak ada ruang sama sekali di internal kita untuk main-main, karena kita administratif sekali, jadi benar-benar tidak ada ruang untuk memainkan siapa yang terpilih berikutnya," kata Pramono Ubaid di kantornya, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020.

    Pramono menjelaskan pihaknya tidak bisa memanipulasi data PAW. Sebab data tersebut berdasarkan hasil pemilihan legislatif yang telah diumumkan ke publik terkait sosok pengganti jika seorang calon atau anggota legislatif meninggal atau mengundurkan diri.

    Lagi pula, kata Pramono, KPU hanya bisa menerima laporan proses administrasi PAW dari DPR atau DPRD. KPU tidak menerimanya dari partai politik (parpol).

    "Karena data perolehan suara ada, dan diumumkan secara publik, undang-undangnya jelas, jadu betul-betul kita hanya menerima proses administrasi dari DPR atau DPRD," tutur dia.

    Lebih lanjut Pramono menambahkan KPU akan menjawab surat laporan proses administrasi PAW yang dikirimkan oleh DPR atau DPRD.

    "Kemudian kita hanya menjawab bahwa perolehan suara berikutnya kalau ini meninggal, hanya itu saja," jelas dia.



    (SCI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id