Kejagung Buru Aset Tersangka Jiwasraya di Luar Negeri

    Juven Martua Sitompul - 23 Januari 2020 07:55 WIB
    Kejagung Buru Aset Tersangka Jiwasraya di Luar Negeri
    Ilustrasi. Kejaksaan Agung. Foto: MI/Pius Erlangga
    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan bakal menelusuri seluruh aset para tersangka kasus dugaan korupsi PT Jiwasraya (Persero). Penyidik yakin para tersangka menyamarkan hasil praktik rasuah tersebut hingga ke luar negeri.

    "Pasti ada (aset di luar negeri). Saya pastikan ada, oleh karena itu saya akan kejar terus ke manapun mereka sembunyikan aset," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung Febrie Adriansyah di Kejagung, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020.

    Febrie mengatakan sejauh ini penyidik telah memblokir 35 rekening bank dalam negeri milik para tersangka. Namun, dia belum bisa memastikan total nilai uang dalam rekening tersebut.

    "Yang kita minta blokir itu pasti rekening yang kita indikasikan masuk uang dari hasil uang kejahatan yang sedang kita sidik," ujarnya.

    Febrie tak menutup kemungkinan jumlah rekening atau aset lain milik tersangka yang disita penyidik bakal bertambah. Mengingat, kerugian negara akibat skandal korupsi di perusahaan pelat merah itu tidak sedikit. "Ini tidak terbatas di situ aja, masih terus kita kembangkan," ujarnya.

    Kejagung menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan korupsi PT Jiwasraya. Mereka yakni mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan.

    Kemudian, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya; Hary Prasetyo, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Heru Hidayat; dan Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro.

    Kelima tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto  Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id