Populer Daerah; Polisi Hilang saat Tsunami Dites DNA, NasDem Ingin Gelar Pahlawan untuk Syaikhona Kholil

    Meilikhah - 21 Maret 2021 07:30 WIB
    Populer Daerah; Polisi Hilang saat Tsunami Dites DNA, NasDem Ingin Gelar Pahlawan untuk Syaikhona Kholil
    Pasien RSJ diduga Asep, polisi yang hilang saat tsunami Aceh tes DNA dan sidik jari. (Foto: istimewa)



    Jakarta: Berbagai peristiwa terjadi pada Sabtu, 20 Maret 2021, dan terangkum dalam kanal Daerah Medcom.id. Satu di antaranya yakni anggota polisi yang hilang saat tsunami Aceh 2004 dilakukan tes DNA sebagai bagian dari identifikasi.

    Ada pula peristiwa penemuan mortir aktif oleh warga Aceh Besar yang hendak melakukan pembangunan gedung serbaguna. Sebagai penutup, Partai NasDem mendorong pemerintah segera memberikan gelar pahlawan kepada Syaikhona Kholil Bangkalan.






    Berikut ulasannya.

    1. Warga Aceh Besar Temukan Benda Diduga Mortir Aktif

    Warga Desa Lambaet, Kecamatan Kutabaro, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, menemukan benda yang diduga mortir aktif saat meratakan tanah pembangunan gedung serbaguna setempat.

    "Diduga mortir aktif ditemukan oleh seorang warga di Aceh Besar sewaktu merapikan tanah, saat ditemukan masih terbungkus rapi," kata Kepala Polresta Banda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, Sabtu, 20 Maret 2021.

    Ia mengatakan, mortir itu ditemukan warga saat meratakan tanah untuk membangun gedung serba guna, namun secara tiba-tiba mereka mencangkul gundukan tanah dan menyentuh satu kotak besi.

    Selengkapnya, di sini.

    2. Polisi Hilang saat Tsunami Aceh Dites DNA

    DVI Biddokes Polda Aceh memastikan identitas polisi yang hilang saat tsunami yakni Asep, yang ditemukan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh, dengan mengambil sample swab buccal DNA dan sidik jari.

    Kabid Dokkes, Kombes Arios Bismark mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa Asep merupakan anggota polisi yang dinyatakan hilang saat tsunami menerjang Aceh pada 2004.

    "Ini tetap harus kita lakukan untuk memastikan kalau yang bersangkutan benar Asep, anggota Brimob yang dinyatakan hilang saat tsunami Aceh," kata Arios, Sabtu, 20 Maret 2021.

    Selengkapnya, di sini.

    3. NasDem Ingatkan Negara Sematkan Gelar Pahlawan untuk Syaikhona Kholil

    Partai NasDem mengingatkan negara untuk memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Syaikhona Kholil. Mengingat kontribusi dan sumbangsihnya terhadap negara sangat besar.
     
    "Saya sebagai santri tidak butuh gelar pahlawan nasional untuk beliau (Syaikhona Kholil). Tapi negara berkewajiban memberi gelar terhadap beliau, atas kontribusi besar terhadap bangsa dan negara," kata Ketua DPP Partai NasDem Bidang Agama dan Masyarakat Adat, Hasan Aminuddin, dalam Seminar Nasional bertema 'Syaikhona Kholil Guru Para Pahlawan', di Hotel Mercure Surabaya, Sabtu, 20 Maret 2021.
     
    Berdasarkan catatan sejarah, lanjut Hasan, Syaikhona Kholil adalah salah satu ulama yang memiliki peran penting dalam melawan penjajahan kolonial Belanda. Bahkan, Syaikhona Kholil menjadi figur gerakan kebangsaan, dan gerakan kemerdekaan Indonesia.

    Selengkapnya, di sini. 

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id