comscore

Eks Kadishub Sabang Jadi Tersangka Korupsi BBM

Fajri Fatmawati - 10 Maret 2021 17:39 WIB
Eks Kadishub Sabang Jadi Tersangka Korupsi BBM
Konferensi pers terkait dugaan kasus korupsi BBM. foto: Istimewa
Banda Aceh: Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang menetapkan mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sabang, IS, sebagai tersangka. IS terjerat dugaan korupsi belanja BBM, gas, pelumas dan suku cadang.

Kepala kejaksaan negeri (Kajari) Sabang, Choirun Parapat, mengatakan kasus dugaan korupsi tersebut bersumber dari Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPPA SKPD) Sabang tahun anggaran 2019.
"Kejari Sabang telah tetapkan dua tersangka di Dinas Perhubungan Kota Sabang terkait kasus dugaan korupsi belanja BBM, gas, pelumas dan suku cadang tahun anggaran 2019, dengan total anggaran sebesar Rp 1.567.456.331," kata Choirun, Rabu, 10 Maret 2021.

Baca: Deretan Nama Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah DKI

Choirun menjelaskan, telah menemukan dua alat bukti yang cukup untuk dilakukan penetapan tersangka terhadap IS selaku pengguna anggaran dan SH selaku swasta (Manager SPBU Cot Ba’U). Namun, dua tersangka itu tidak ditahan.

"Karena selama proses penyidikan sebagai saksi kooperatif terhadap panggilan penyidik Kejari Sabang," ujarnya.

Kedua tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal Jo 18 Ayat (1) huruf a, b, Ayat (2), Ayat (3) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

"Setelah dilakukan perhitungan kerugian oleh inspektorat Kota Sabang yakni dengan nilai kerugian negara sebesar Rp. 577.295.631," jelasnya.

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id