BNPB Bantu Bali Bangkit dari Pandemi

    Media Indonesia.com - 11 Desember 2020 15:18 WIB
    BNPB Bantu Bali Bangkit dari Pandemi
    Ilustrasi pertunjukan Tari Kecak. Medcom.id/ Kumara



    Bali: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membantu pemulihan pariwisata di Bali. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bali, I Made Rentin, mengatakan satu tim sudah turun ke sejumlah lokasi di Bali sejak kemarin.

    "Kunjungan mereka menindaklanjuti pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Bali maupun pemangku kepentingan lain. BNPB melakukan kunjungan di beberapa titik di Bali dengan tujuan mendapatkan gambaran yang lebih utuh dan empiris mengenai situasi terkini Bali selama pandemi covid-19," kata Rentin, Jumat, 11 Desember 2020.






    Baca: Bima Arya: Direktur RS Ummi Positif Covid-19

    Dia menjelaskan titik pertama yang menjadi tujuan kunjungan adalah Kawasan Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua. Kawasan ITDC merupakan lokasi yang nantinya akan dipergunakan untuk kegiatan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) pada 2022 mendatang.

    BNPB meninjau kesiapan ITDC dalam menghadapi situasi pandemi covid-19. Kawasan ITDC dilengkapi dengan fasilitas dan infrastruktur kesehatan yang mumpuni, salah satunya dengan ketersediaan ruangan isolasi mandiri di setiap hotel serta fasilitas rumah sakit di dalam area.

    Selain itu kawasan ITDC juga telah menyiapkan diri dengan simulasi evakuasi bencana tsunami dan outbreak covid-19. Di hari selanjutnya, tim BNPB mengadakan kunjungan ke desa adat dan desa wisata.

    Desa adat yang dikunjungi di antaranya adalah Desa Adat Kerobokan dan Desa Sedang. Kedua desa ini memiliki karakteristik yang berbeda. Desa Adat Kerobokan merupakan area pariwisata terbesar di Bali.

    Menurut dia masyarakatnya mengandalkan sektor pariwisata sebagai sumber mata pencaharian sehari-hari. Dalam menghadapi situasi pandemi covid-19, masyarakat setempat melakukan adaptasi dengan mengubah sumber mata pencaharian dari sektor pariwisata dan perdagangan kerajinan menjadi sektor pertanian dan perkebunan pisang.

    "Masyarakat juga merambah ke sektor kuliner dengan memanfaatkan aplikasi Gofood, Grabfood dan mengadakan catering untuk upacara adat," ungkapnya.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id