PDP di Aceh Meninggal Belum Terkonfirmasi Positif Korona

    Fajri Fatmawati - 24 Maret 2020 12:48 WIB
    PDP di Aceh Meninggal Belum Terkonfirmasi Positif Korona
    Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)
    Banda Aceh: Pemerintah Provinsi Aceh menyatakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, belum terkonfirmasi positif covid-19. 

    Juru bicara penanganan covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, mengungkapkan sampel berupa cairan tenggorokan pasien itu masih berada di Balitbangkes Jakarta, untuk diteliti. 

    "Pasien ini belum bisa disimpulkan sebagai pasien covid-19 karena statusnya masih PDP. Sementara hasil pemeriksaan laboratorium belum kami terima dari Jakarta," kata Saifullah, Selasa, 24 Maret 2020. 

    Baca juga: Satu PDP di Aceh Meninggal

    Menurut Saiful, jika hasil pemeriksaan telah keluar, pihaknya memastikan bakal memberikan pernyataan resmi kepada masyarakat. Hal itu agar masyarakat tidak salah pengertian.

    "Masyarakat Aceh jangan panik dan terus menerapkan langkah-langkah pencegahan sebagaimana telah ditetapkan pemerintah melalui social distancing," ungkapnya.

    PDP laki-laki berusia 56 tahun itu sebelumnya meninggal pada Senin, 23 Maret 2020 pukul 12.45 WIB setelah mendapatkan perawatan di RSUDZA sejak 20 Maret 2020.

    "Pasien memiliki riwayat perjalanan dinas ke wilayah Surabaya dan Bogor, sepulang dari perjalanan pasien mengeluhkan gejala sesak napas," jelas Saiful.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id