Wagub Jateng Keberatan dengan Istilah New Normal

    Mustholih - 05 Juni 2020 13:36 WIB
    Wagub Jateng Keberatan dengan Istilah New Normal
    ilustrasi Medcom.id
    Semarang: Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, kebaratan dengan istilah new normal dalam upaya menjalankan kembali aktivitas di tengah pandemi covid-19. Gus Yasin, sapaan akrabnya, mengatakan banyak warga yang tidak mengerti definisi new normal.

    "Kita sepakati jangan new normal. Masyarakat nanya jangan pakai new normal. Wong masyarakat enggak paham. (Ganti dengan) budaya baru," kata Gus Yasin, di Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 5 Juni 2020.

    Baca; Sopir Angkutan Hingga Petugas Medis Reaktif Covid-19

    Gus Yasin mengatakan lebih baik istilah new normal diganti dengan istilah budaya baru. Sebab di masa pandemi ini kebiasaan aktivitas harian warga harus ditambah dengan kewajiban menerapkan protokol covid-19 seperti memakai masker saat keluar rumah, rajin cuci tangan, dan tetap jaga jarak.

    Gus Yasin memperkenalkan istilah budaya baru ini ketika berbicara seputar rencana kelompok santri yang ingin mengaji lagi di pesantren-pesantren di Jateng. Budaya baru ini, kata Gus Yasin, yang harus diterapkan di tengah masyarakat, terutama kelompok santri.

    "Nanti kita himbau (pesantren) fasilitasi hand sanitizer, air mengalir, dan tetap pakai masker. Tentu mereka ikut arahan Pusat untuk menuju budaya baru," ungkap Gus Yasin.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id